Blitar – Dalam upaya memperkuat arah gerak organisasi dan meningkatkan kualitas kepemimpinan mahasiswa, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Misbahudin Ahmad (STITMA) Blitar menggelar Musyawarah Kerja I pada Selasa, 14 April 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Kampus STIT Misbahudin Ahmad, Jl. Anjasmoro, Sumberjo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar,
Mengusung tema “Menuju Kepengurusan DEMA yang Lebih Maju & Aktif di STITMA Blitar”, forum ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan program kerja satu periode ke depan, sekaligus mempertegas arah gerakan mahasiswa yang progresif, responsif, dan berbasis nilai keislaman.
Musyawarah kerja ini dihadiri oleh jajaran pengurus DEMA, perwakilan organisasi mahasiswa, serta unsur civitas akademika. Forum berlangsung dinamis dengan berbagai pembahasan mulai dari perumusan program kerja, penguatan sistem organisasi, hingga strategi advokasi mahasiswa di lingkungan kampus.
Ketua DEMA STITMA Blitar, Muhammad Kholidul Asyhar, dalam sambutannya menegaskan bahwa DEMA tidak hanya berfungsi sebagai organisasi pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran demokrasi yang konkret bagi mahasiswa.
“DEMA STITMA siap bertransformasi menjadi miniatur negara di kampus. Artinya, kita ingin menghadirkan praktik demokrasi yang sehat, terbuka serta bertanggung jawab, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam membangun masyarakat madani,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa musyawarah kerja ini tidak hanya sebagai agenda formalitas organisasi, melainkan langkah serius dalam membangun sistem kepemimpinan mahasiswa yang berkelanjutan dan berdampak nyata.
“Program kerja yang kita rancang hari ini tidak boleh berhenti pada seremonial. Harus substantif, menyentuh kebutuhan mahasiswa serta menjadi pijakan dalam merintis demokrasi kampus yang baik, khususnya di kampus muda modern berbasis pondok pesantren seperti STITMA Blitar,” lanjutnya.
Menurutnya, tantangan organisasi mahasiswa saat ini tidak hanya soal eksistensi, tetapi juga relevansi. Oleh karena itu, DEMA STITMA Blitar berkomitmen untuk menghadirkan program-program inovatif yang mampu menjawab kebutuhan zaman sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.
Musyawarah Kerja ini diharapkan menjadi titik awal konsolidasi gerakan mahasiswa yang lebih terarah, solid serta progresif.
Dengan semangat kolaborasi dan integritas, DEMA STITMA Blitar optimistis mampu menjadi motor penggerak perubahan serta contoh praktik demokrasi kampus yang ideal di Blitar.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa peran mahasiswa tidak hanya sebagai agen perubahan (agent of change), tetapi juga sebagai pengelola sistem yang mampu menciptakan tata kelola organisasi yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

