Blitar, bicarablitar.com – Pasar Dimoro mulai ramai dipadati masyarakat yang mencari hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Untuk memastikan kondisi pasar tetap stabil, Mas Ibin turun langsung melakukan pemantauan pada Sabtu (23/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan Pemerintah Kota Blitar terhadap harga serta kesehatan hewan kurban yang diperjualbelikan beberapa hari menjelang Iduladha. Dalam agenda itu, Mas Ibin terlihat menyusuri lapak pedagang sapi, kambing, hingga domba sambil berdialog dengan penjual maupun calon pembeli.
Sejumlah pedagang mengaku penjualan mulai mengalami peningkatan dibanding pekan sebelumnya. Meski demikian, harga hewan kurban di Pasar Dimoro disebut masih relatif stabil dan belum mengalami lonjakan signifikan.
Mas Ibin mengatakan pemerintah ingin memastikan masyarakat Kota Blitar dapat menjalankan ibadah kurban dengan nyaman tanpa terbebani kenaikan harga yang berlebihan. Selain itu, kualitas dan kesehatan hewan juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
“Iduladha tinggal beberapa hari lagi. Saya ingin memastikan masyarakat bisa berkurban dengan hewan yang sehat dan harga yang terjangkau,” ujar Mas Ibin saat melakukan peninjauan di area pasar hewan.
Dalam sidak tersebut, Wali Kota juga memeriksa kondisi fisik hewan kurban secara langsung. Pemeriksaan meliputi kebersihan kandang, kondisi tubuh hewan, hingga tanda-tanda kesehatan dasar seperti nafsu makan dan kelincahan hewan.
Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Pertanian dan Pangan sebelumnya telah melakukan pengawasan rutin terhadap lalu lintas hewan ternak yang masuk ke Kota Blitar. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan sekaligus memastikan hewan yang dijual memenuhi syarat kurban.
Menurut data sementara dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Blitar, stok hewan kurban tahun ini dinilai cukup aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Hari Raya Iduladha nanti. Ketersediaan sapi, kambing, dan domba masih dalam kondisi stabil meski permintaan mulai meningkat.
Mas Ibin juga meminta dinas terkait untuk terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan harga di lapangan. Ia menegaskan pemerintah tidak ingin ada praktik permainan harga yang merugikan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
“Kesehatan hewan sangat penting. Pedagang diminta jujur dan tidak memanfaatkan momen ini untuk mencari keuntungan berlebihan,” tegasnya.
Selain memantau harga dan kesehatan hewan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk mendengar langsung keluhan para pedagang. Beberapa pedagang berharap pemerintah terus menjaga stabilitas pasokan pakan ternak serta membantu menjaga daya beli masyarakat agar penjualan tetap berjalan baik hingga hari pelaksanaan kurban.
Di sisi lain, sejumlah warga yang datang ke Pasar Dimoro mengaku cukup terbantu dengan adanya pemantauan langsung dari pemerintah daerah. Mereka berharap harga hewan kurban tetap stabil sehingga masyarakat bisa beribadah dengan tenang.
Salah satu pembeli sapi kurban mengatakan harga tahun ini masih relatif normal dibanding tahun sebelumnya. Ia juga merasa lebih yakin membeli hewan kurban setelah adanya pengawasan kesehatan dari pemerintah.
Pemantauan pasar hewan kurban ini menjadi bagian dari langkah Pemkot Blitar dalam menjaga stabilitas kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha. Pemerintah daerah ingin memastikan distribusi hewan berjalan lancar, stok aman, dan kondisi pasar tetap kondusif hingga hari raya tiba.
Menjelang puncak Iduladha, aktivitas perdagangan di Pasar Dimoro diperkirakan akan terus meningkat. Pedagang optimistis penjualan tahun ini akan lebih baik dibanding sebelumnya seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berkurban.
Pemerintah Kota Blitar pun mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Warga diminta memastikan hewan dalam kondisi sehat, cukup umur, tidak cacat, serta memiliki surat keterangan kesehatan dari petugas terkait.
Dengan pemantauan langsung yang dilakukan pemerintah, diharapkan masyarakat Kota Blitar dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

