BLITAR-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Pemerintah Kota Blitar di kancah nasional. Kali ini, giliran pengelolaan arsip yang mendapat pengakuan tertinggi dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Dalam Anugerah Kearsipan Nasional 2026, Pemkot Blitar berhasil meraih Predikat Sangat Memuaskan predikat tertinggi yang dapat diraih oleh pemerintah daerah dalam penilaian tata kelola kearsipan di seluruh Indonesia.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Wali Kota Blitar, Mas Ibin, dalam Rapat Koordinasi Kearsipan Nasional yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa Kota Blitar tidak hanya serius dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam membangun fondasi tata kelola pemerintahan yang kuat, transparan, dan akuntabel.
Pengakuan Nasional atas Kerja Keras Seluruh OPD
Predikat Sangat Memuaskan yang disematkan ANRI kepada Pemkot Blitar bukanlah hadiah yang datang begitu saja. Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Blitar, penghargaan ini merupakan hasil dari proses penilaian yang sangat ketat dan komprehensif, meliputi berbagai aspek teknis maupun kelembagaan.
“Penilaian mencakup aspek kelembagaan, sumber daya manusia, infrastruktur kearsipan, pengelolaan arsip dinamis dan statis, serta pelayanan publik berbasis arsip. Semua aspek itu dinilai secara menyeluruh oleh tim penilai ANRI,” jelasnya, Jumat (22/5/2026).
Ia menambahkan bahwa capaian tahun ini merupakan lompatan kualitas yang signifikan dibandingkan penilaian-penilaian sebelumnya. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Blitar dinilai semakin memahami dan menjalankan standar kearsipan dengan lebih baik dan konsisten.
“Alhamdulillah, tahun ini kita berhasil naik kelas menjadi Sangat Memuaskan. Ini hasil kerja keras seluruh OPD yang semakin sadar pentingnya pengarsipan sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik,” katanya dengan penuh syukur.
Mas Ibin Arsip adalah Soal Akuntabilitas dan Memori Bangsa
Wali Kota Mas Ibin menyampaikan kebanggaannya atas capaian ini sekaligus menegaskan makna lebih dalam di balik penghargaan tersebut. Bagi Mas Ibin, pengelolaan arsip yang baik jauh melampaui sekadar urusan administrasi atau penyimpanan dokumen semata.
“Kami sangat bangga atas prestasi ini. Pengelolaan arsip yang baik bukan hanya soal dokumen, tapi juga tentang akuntabilitas dan memori kolektif bangsa,” ujar Mas Ibin dengan tegas.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Blitar itu berpesan kepada seluruh perangkat daerah untuk tidak berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip, khususnya di tengah era transformasi digital yang terus berkembang pesat saat ini.
“Arsip adalah memori organisasi. Mari kita jaga dengan baik agar generasi mendatang masih bisa mengenal dan memahami sejarah pembangunan Kota Blitar,” pungkas Mas Ibin, menutup pesannya dengan penuh makna.
Fondasi Penting di Era Digitalisasi Layanan Publik
Prestasi ini hadir di momen yang sangat tepat. Pemkot Blitar saat ini tengah bergerak aktif dalam program digitalisasi layanan publik sebagai bagian dari transformasi menuju pemerintahan yang lebih modern, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam konteks tersebut, pengelolaan arsip yang baik bukan lagi sekadar kewajiban administratif ia menjadi fondasi kritis yang menopang seluruh ekosistem layanan digital. Tanpa sistem kearsipan yang tertata dengan rapi dan terstandarisasi, proses digitalisasi tidak akan berjalan optimal karena data dan dokumen yang menjadi basisnya tidak dapat diandalkan.
Dengan predikat Sangat Memuaskan dari ANRI, Pemkot Blitar membuktikan bahwa transformasi digital yang mereka bangun berdiri di atas pondasi yang kokoh data yang valid, dokumen yang terjaga, dan sistem kearsipan yang terus berkembang mengikuti kemajuan zaman.
Hal ini sekaligus membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Kota Blitar untuk mengakses informasi dan layanan publik dengan lebih mudah, cepat, dan transparan di masa mendatang.
Motivasi untuk Terus Berbenah
Bagi Pemkot Blitar, penghargaan dari ANRI ini bukan titik akhir, melainkan titik tolak untuk terus melakukan perbaikan di berbagai lini. Capaian nasional ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh aparatur sipil negara di Kota Blitar untuk bekerja lebih baik, lebih teliti, dan lebih inovatif tidak hanya di bidang kearsipan, tetapi juga di seluruh sektor pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan kota secara menyeluruh.
Kota Blitar kini semakin mantap memposisikan diri sebagai salah satu daerah percontohan dalam tata kelola pemerintahan yang baik di Jawa Timur. Dengan pemimpin yang berkomitmen, aparatur yang kompeten, dan sistem yang terus dibenahi, kepercayaan masyarakat terhadap Pemkot Blitar pun diharapkan terus tumbuh dan menguat.
Selamat kepada Pemerintah Kota Blitar atas prestasi membanggakan ini. Semoga menjadi inspirasi bagi daerah lain dan terus memacu Kota Blitar menuju pemerintahan yang lebih baik, lebih transparan, dan lebih melayani.
Sumber: Website Resmi Pemerintah Kota Blitar

