Artikel
Beranda » Kecamatan Binangun: potensi besar dibalik perbukitan Blitar selatan

Kecamatan Binangun: potensi besar dibalik perbukitan Blitar selatan

Foto wisata bander bank (gmaps/Bi Ma)

Potensi geografis dan industri kecamatan Binangun

Aliran Sungai Brantas membelah wilayah Kabupaten Blitar secara alami sehingga menciptakan perbedaan karakteristik geografis yang sangat mencolok antara utara dan selatan.

Kawasan Blitar Selatan menonjolkan hamparan perbukitan yang cenderung tandus namun menawarkan pesona eksotis bagi setiap pengunjung yang melakukan perjalanan eksplorasi.

Wisatawan dapat mengakses wilayah ini dengan mudah melalui jembatan penghubung utama seperti Jembatan Ngembul atau Jembatan Selo Wungu yang melintasi sungai.

Wonodadi, sudut tenang di Blitar yang menyimpan banyak cerita menarik

Keberadaan infrastruktur penghubung tersebut memegang peranan sangat krusial dalam memperlancar arus distribusi komoditas serta mobilitas masyarakat menuju berbagai pusat kegiatan.

Wilayah selatan ini menyimpan potensi besar yang berpadu antara kekayaan hasil bumi, sejarah industri gula, hingga keragaman kuliner tradisional yang autentik.

Kecamatan Binangun memegang peranan sangat strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui keberadaan industri pengolahan tebu berskala besar di Desa Rejoso.

Pesona Wonotirto: menjelajahi kekayaan alam dan tradisi Blitar selatan

Sebuah pabrik gula swasta bernama PT Rejoso Manis Indo saat ini berdiri sebagai satu-satunya unit pengolahan yang masih aktif beroperasi.

Kondisi ini sangat kontras dengan keberadaan pabrik-pabrik gula peninggalan zaman Belanda yang kini berada dalam keadaan benar-benar terbengkalai dan tidak berfungsi.

Meskipun kondisi tanah di wilayah selatan cenderung kering, namun lahan di Binangun terbukti sangat produktif untuk tanaman tebu, jagung, hingga jati.

Melihat potensi Kecamatan Udanawu, salah satu wilayah menarik di Kabupaten Blitar

Sektor industri ini memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar terutama dalam menyerap hasil panen petani lokal secara sangat optimal.

Ragam kuliner tradisional

Pecinta kuliner dapat menemukan beragam hidangan khas yang mencerminkan kekayaan rempah serta tradisi turun-temurun.

  • Pecel Blitar: Kerap menjadi menu sarapan karena memiliki bumbu kacang yang sangat gurih.
  • Sambal Tumpang: berbahan tempe semangit menghasilkan aroma menyengat namun memberikan sensasi rasa yang sangat kuat.
  • Lodho Ayam: diolah melalui proses pemanggangan daging ayam sebelum di masak dalam kuah santan kental bersama dengan urap sayur segar.

Pengunjung juga dapat mencicipi Tahu Bumbu Lawu yaitu potongan tahu goreng dengan siraman saus kacang yang memiliki tekstur kasar.

Gumuk sapu angin: wisata alam perbukitan di Doko

Berbeda dengan tahu tek, penjual sama sekali tidak menghaluskan bumbu kacang tersebut sehingga memberikan sensasi tekstur yang unik pada setiap gigitan.

Sajian ini biasanya menyertakan potongan lontong, tauge segar, serta kerupuk renyah untuk menciptakan perpaduan rasa yang sangat seimbang bagi para penikmatnya.

Keunikan cara pengolahan bumbu kacang ini menjadi ciri khas tersendiri yang membuat Tahu Bumbu Lawu selalu dirindukan oleh banyak wisatawan.

Bertahan sejak 1980-an, jajanan tradisional Bu Sumitri tetap diburu pembeli

Pesona wisata alam dan pengembangan ekonomi

Puncak Terasering di Dusun Kaliwungu, Desa Binangun, menawarkan potensi wisata alam seluas lahan dua hektar yang berpotensi menjadi wisata unggulan.

Area dataran tinggi ini menyuguhkan pemandangan asri perbukitan serta keindahan city light yang bersinar terang setiap malam.

Pengelola kawasan tengah mengembangkan destinasi ini menjadi lokasi berkemah dengan identitas dengan nama Binangun Hills Terrace.

Mengenal Ponggok, kecamatan terpadat di Blitar yang menyimpan banyak cerita

Proses pemetaan menetapkan dua puluh tiga titik pembangunan strategis untuk memaksimalkan potensi keindahan alam di lokasi tersebut.

Masyarakat setempat juga menunjukkan semangat yang sangat kuat melalui kegiatan kerja bakti serta pemasangan berbagai papan petunjuk arah menuju lokasi.

Perpaduan antara kuliner tradisional dan keindahan alam perbukitan dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Pemanis hari raya: cerita dari setoples kue kering tradisional

Industri gula dan pariwisata akan mendorong transformasi ekonomi yang signifikan bagi masyarakat di Blitar Selatan.

Pengembangan aset desa yang berkelanjutan akan menciptakan peluang lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui sektor jasa dan perdagangan.

Kawasan selatan memiliki masa depan yang cerah untuk berkembang menjadi destinasi unggulan yang mampu bersaing di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Sejarah hingga pesona alam di Wlingi

Kerjasama antara pemerintah, industri, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi pembangunan lebih maju dan produktif.


Artikel ini diolah dari berbagai sumber dengan bantuan AI

×