Artikel
Beranda » Rujak Petis Mbk Tyas: Rasa tradisional dengan sentuhan khas Blitar

Rujak Petis Mbk Tyas: Rasa tradisional dengan sentuhan khas Blitar

Rujak Bu Tyas di Blitar. (Foto: Google Maps)

Blitar – Seperti yang kita ketahui Blitar, kota kecil yang kaya sejarah, menyimpan berbagai kelezatan kuliner yang patut dicoba. Salah satunya adalah Rujak Petis Mbk Tyas yang berlokasi di Jl. Trowulan No.75, Bendogerit, Sananwetan.

Tempat ini dikenal dengan rujaknya yang memiliki rasa autentik dan memikat. Berbeda dari rujak khas Jawa Timur yang biasanya menggunakan cingur, Rujak Petis Mbk Tyas menawarkan variasi unik.

Isian rujaknya terdiri dari sayuran segar, tahu, tempe, dan lontong, yang disiram dengan bumbu kacang yang dipadukan petis khas. Bumbunya kental, dengan rasa gurih, manis, dan aroma petis yang kuat, memberikan sensasi yang bikin ketagihan.

Harga pangan di Blitar naik pada 2026 pengeluaran makan warga lebih tinggi dari tahun sebelumnya

Petis, sebagai bahan utama dalam bumbu, adalah hasil fermentasi udang atau ikan yang dimasak hingga teksturnya menyerupai pasta hitam pekat. Petis tidak hanya menjadi penambah rasa, tetapi juga merepresentasikan kekayaan kuliner Nusantara, khususnya Jawa Timur.

Rujak ini juga menggunakan bahan-bahan lokal, yang sebagian besar berasal dari desa setempat. Hal ini memberikan rasa yang segar dan otentik, sekaligus mendukung kearifan lokal. Meski sederhana, kelezatan Rujak Petis Mbk Tyas telah menjadikannya favorit masyarakat Blitar.

Buka setiap hari dari pukul 10 pagi hingga 4 sore, tempat ini cocok menjadi destinasi kuliner saat berkunjung ke Blitar. Sambil menikmati rujak, kita juga bisa mengenang jejak sejarah rujak yang konon telah menjadi bagian budaya sejak era Majapahit.

Angka partisipasi pendidikan Kabupaten Blitar meningkat di tahun 2026

Bagi pecinta kuliner yang ingin mencicipi perpaduan rasa autentik dan tradisi, Rujak Petis Mbk Tyas adalah pilihan sempurna. Satu porsi rujak ini tidak hanya memuaskan selera, tetapi juga menyuguhkan cerita tentang kekayaan budaya kuliner Indonesia.

×