Blitar – Candi Penataran yang berlokasi di Kecamatan Nglegok dikenal sebagai kompleks candi Hindu terbesar di Jawa Timur, menyimpan berbagai keunikan yang menjadikannya istimewa dibandingkan candi-candi lain di Nusantara. Keunikan ini menjadikan Candi Penataran layak menjadi destinasi wisata sejarah yang wajib dikunjungi.
Salah satu keunikan utama Candi Penataran terletak pada rentang waktu pembangunannya yang sangat panjang, mulai dari era Kerajaan Kediri hingga masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Rentang waktu ini menjadikan kompleks candi memiliki lapisan sejarah dan gaya arsitektur dari beberapa periode kerajaan berbeda dalam satu kawasan.
Relief dan ornamen yang kaya makna
Keindahan relief yang menghiasi dinding candi menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Berbagai kisah epik seperti Ramayana dan Kresnayana diukir dengan detail yang sangat halus, mencerminkan tingginya tingkat seni pahat pada masanya.
Selain relief cerita, ornamen hiasan berupa motif flora dan fauna khas Jawa kuno turut menghiasi berbagai sudut bangunan candi, menambah nilai estetika sekaligus informasi budaya yang dapat dipelajari pengunjung yang datang.
Fungsi historis sebagai tempat pemujaan
Candi Penataran diyakini pernah menjadi pusat kegiatan keagamaan penting, khususnya bagi Kerajaan Majapahit yang menggunakan candi ini sebagai tempat memohon keselamatan dari bencana gunung berapi, mengingat lokasinya yang berada di kaki Gunung Kelud yang masih aktif hingga kini.
Keunikan sejarah dan arsitektur inilah yang menjadikan Candi Penataran sebagai salah satu situs warisan budaya paling berharga di Jawa Timur. Kunjungan ke candi ini memberikan pengalaman edukasi sejarah yang mendalam bagi siapa pun yang ingin memahami kejayaan kerajaan-kerajaan besar Nusantara di masa lampau.

