Artikel
Beranda » Sepak bola modern: Ketika pelatih mengendalikan segalanya

Sepak bola modern: Ketika pelatih mengendalikan segalanya

Foto: unsplash.com/id/@jaenix

Di era modern, peran pelatih berubah drastis. Jika dulu pelatih hanya memilih pemain dan formasi, kini mereka mengatur hampir semua aspek permainan. Analisis video, data statistik, dan detail posisi menjadi standar.

Wilson menilai sepak bola modern adalah hasil akumulasi ratusan tahun percobaan taktik. Tidak ada sistem yang benar secara mutlak. Semua tergantung konteks, lawan, dan sumber daya.

Ironisnya, semakin canggih taktik, permainan justru kembali ke prinsip dasar: ruang, waktu, dan keputusan. Formasi hanyalah alat bantu, bukan tujuan.

PSBI Blitar U-17 jadi tuan rumah Grup L Piala Soeratin U-17 Jatim di Stadion Gelora Penataran

Inverting the Pyramid menutup dengan satu pesan jelas: sepak bola selalu berubah. Mereka yang bertahan pada romantisme masa lalu tanpa adaptasi akan tertinggal.

Sumber: Jonathan Wilson, Inverting the Pyramid: The History of Football Tactics (Orion Books, 2008).

Timnas Indonesia wajib menang atas Singapura malam ini di Piala AFF 2026 usai dibungkam Vietnam 0-3 demi jaga asa ke semifinal
×