BLITAR – Meski sempat diguyur aksi demonstrasi oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Blitar Raya, Pemilihan Ketua Umum KONI Kota Blitar periode 2025-2029 tetap akan digelar sesuai jadwal pada Selasa (19/5/2026).
Ketua Panitia Pemilihan KONI Kota Blitar, Slamet, S.H., menyatakan bahwa pihaknya menghormati aspirasi masyarakat yang disampaikan MAKI. Namun, proses pemilihan akan tetap berjalan sesuai dengan AD/ART KONI dan mekanisme yang telah ditetapkan.
“Kami sudah menerima aspirasi dari berbagai pihak. Pemilihan tetap dilaksanakan hari ini dengan mengedepankan prinsip demokrasi dan transparansi,” ujar Slamet.
Sebelumnya, pada Senin (18/5/2026), MAKI Blitar Raya menggelar aksi damai menolak calon yang berstatus mantan narapidana. Aksi yang berlangsung damai tersebut mendapat perhatian cukup besar dari masyarakat Kota Blitar.
Meski demikian, panitia penyelenggara menyatakan bahwa semua calon yang mengikuti pemilihan telah memenuhi persyaratan administratif sesuai aturan. “Kami tidak bisa menolak calon hanya berdasarkan isu di luar persyaratan formal, kecuali ada putusan hukum tetap,” tambah Slamet.
Sementara itu, salah seorang calon yang menjadi sorotan MAKI belum memberikan komentar resmi terkait aksi tersebut. Di internal KONI sendiri, situasi jelang pemilihan disebut cukup kondusif meski sempat ada demonstrasi.
Aksi MAKI kemarin menjadi salah satu yang paling mencolok jelang pemilihan KONI di Blitar. Banyak pihak berharap hasil pemilihan nanti dapat menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan olahraga Kota Blitar tanpa kontroversi.
Pemilihan Ketua KONI Kota Blitar ini penting karena organisasi tersebut akan menjadi motor penggerak pembinaan atlet menuju berbagai event olahraga tingkat provinsi maupun nasional di masa mendatang.
Sumber: Media Pari & pantauan di lapangan (19 Mei 2026)

