Blitar – Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pusat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Misbahudin Ahmad (STITMA) Blitar kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun kaderisasi dan memperkuat gerakan mahasiswa.
Pada Selasa, 12 Mei 2026, PK PMII Pusat STITMA Blitar menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) II di Aula Kampus STITMA Blitar, Sumberjo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.
Kegiatan kaderisasi yang mengusung tema “Dari Redup, Menjadi Hidup” tersebut menjadi momentum penting bagi PMII Pusat STITMA untuk memperluas basis kader sekaligus mempertegas eksistensinya di lingkungan kampus maupun gerakan mahasiswa di Blitar.
Mapaba II ini diikuti para mahasiswa yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain menjadi ruang pengenalan organisasi, kegiatan ini juga diarahkan sebagai wadah pembentukan karakter kader yang kritis, progresif, dan memiliki keberpihakan terhadap persoalan masyarakat serta dunia pendidikan.
Ketua PK PMII Pusat STITMA Blitar, M. Fatkur Rokim, menegaskan bahwa pelaksanaan Mapaba merupakan langkah strategis dalam membangun regenerasi organisasi yang berkelanjutan.
Menurutnya, PMII tidak hanya berbicara mengenai organisasi semata, melainkan tentang proses mencetak kader yang siap bergerak dan membawa perubahan.
“Mapaba ini menjadi hal yang sangat penting agar nantinya PMII Pusat STITMA mampu melahirkan regenerasi baru pergerakan yang bisa menjadi tonggak penguatan struktural PMII Komisariat Pusat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa meskipun PMII Pusat STITMA Blitar tergolong sebagai komisariat baru, hal tersebut bukan alasan untuk dipandang sebelah mata.
Justru, kata dia keberadaan komisariat baru harus menjadi energi segar yang mampu menghadirkan warna baru dalam dinamika gerakan PMII di Blitar.
“Walaupun kami merupakan komisariat baru, bukan berarti hanya menjadi pelengkap. PMII Komisariat Pusat siap menjadi warna baru dalam gerak PMII Blitar ke depan, terutama dalam kontribusi terhadap kampus dan penguatan intelektual kader,” tegasnya.
Menurut Fatkur, akselerasi gerakan mahasiswa saat ini membutuhkan kader-kader yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual, kepekaan sosial, serta keberanian dalam menyuarakan kepentingan masyarakat dan mahasiswa.
Melalui pelaksanaan Mapaba II ini, PK PMII Pusat STITMA Blitar berharap mampu melahirkan kader-kader militan yang siap menjaga nilai-nilai pergerakan, memperkuat kultur akademik kampus, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut juga menjadi penegasan bahwa PMII Pusat STITMA Blitar tengah bersiap melakukan akselerasi gerakan organisasi secara lebih progresif dan terstruktur di tengah dinamika mahasiswa dan tantangan zaman yang terus berkembang.

