Artikel Opini
Beranda » Napak Tilas Jejak Bung Karno di Blitar: Dari Makam, Rumah Masa Kecil, Hingga Warisan Pemikiran Sang Proklamator

Napak Tilas Jejak Bung Karno di Blitar: Dari Makam, Rumah Masa Kecil, Hingga Warisan Pemikiran Sang Proklamator

Perpustakaan Bung Karno. (
Perpustakaan Bung Karno. (Foto: Muhammad Thoha Ma’ruf)

Blitar bukan sekadar kota kecil di Jawa Timur. Di sini, salah satu tokoh terbesar bangsa Indonesia, Soekarno, dimakamkan. Tapi tahukah Anda bahwa hubungan Bung Karno dengan Blitar lebih dari sekadar tempat peristirahatan terakhir?

Kota Blitar dijuluki Kota Patira. Kota ini tidak bisa dilepaskan dari sosok Bung Karno. Sukarno tidak lahir di Blitar, tetapi memiliki ikatan emosional mendalam, sebab tinggal masa kecil di Blitar, sering berkunjung, dan dimakamkan di sini.

Berikut ini tempat yang berkaitan dengan Bung Karno yang bisa kamu kunjungi:

Korwil Bolone Mase Jatim Madjid Widigdo pimpin Turba Mataraman, perkuat literasi digital anak muda

Kompleks Makam Bung Karno

– Lokasi: Jl. Ir. Soekarno, Bendogerit, Sananwetan.

– Deskripsi: Di sini tempat Sang Proklamator diistirahatkan. Arsitektur unik perpaduan Jawa dan modern, dengan gapura bertuliskan “Di sini dimakamkan Bung Karno, Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama RI”.

Agama dan Negara dalam pandangan Bung Karno

  – Ziarah (pengunjung sering membaca Pancasila atau menyanyikan lagu Indonesia Raya).

  – Setiap 1 Juni (Hari Lahir Pancasila) diadakan upacara dan kirab budaya.

  – Ada tradisi nyekar (tabur bunga) dengan doa bersama.

Melihat kembali pokok-pokok ajaran Marhaenisme menurut Bung Karno: Impor dari Jepang suatu rahmat bagi Marhaen? (Bagian VI)

Rumah Masa Kecil Bung Karno (Istana Gebang) 

– Lokasi: Jl. Sultan Agung No. 69, Sananwetan, Kota Blitar

– Deskripsi: Rumah peninggalan orang tua angkat Bung Karno (Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai).

Melihat kembali pokok-pokok ajaran Marhaenisme menurut Bung Karno: Azas; Azas Perjuangan; Taktik (Bagian V)

  – Mempertahankan furnitur asli: tempat tidur, meja belajar, dan koleksi foto hitam-putih.

  – Di sini ada pemandu yang bisa menceritakan detail sejarah.

Perpustakaan Bung Karno

Melihat kembali pokok-pokok ajaran Marhaenisme menurut Bung Karno: Demokrasi-Politik dan Demokrasi-Ekonomi (Bagian III)

– Lokasi: Dalam kompleks Makam Bung Karno

– Koleksi: 1.500+ buku milik pribadi Bung Karno (termasuk buku berbahasa Belanda dan Inggris) dan buku-buku umum

  – Naskah pidato asli dan sketsa arsitektur (Bung Karno juga arsitek).

Melihat kembali pokok-pokok ajaran Marhaenisme menurut Bung Karno: Marhaen dan Proletar (Bagian II)

  – Ruang baca dengan suasana vintage.

  – Foto-foto langka saat Bung Karno masih hidup.

Harga pangan di Blitar naik pada 2026 pengeluaran makan warga lebih tinggi dari tahun sebelumnya

Berita Terkait

×