Artikel
Beranda » Air Terjun Tirto Galuh di Bakung Kabupaten Blitar, view jos jis tapi kurang terawat

Air Terjun Tirto Galuh di Bakung Kabupaten Blitar, view jos jis tapi kurang terawat

Air terjun Tirto Galuh di Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. (Foto: Ahmad/Bicarablitar.com)

Blitar – Air Terjun Tirto Galuh di Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, kembali jadi perbincangan karena keindahan alamnya yang kontras dengan kondisi perawatannya saat ini.

Lokasinya mudah dijangkau dan tidak dipungut biaya, tetapi kesan terbengkalai masih terlihat jelas di lapangan.

Saat debit air sedang bagus, aliran Tirto Galuh memunculkan warna biru kehijauan yang memanjakan mata. Airnya jernih dan panorama tebing sekitarnya cukup menarik untuk wisata keluarga maupun sekadar melepas penat.

Harga pangan di Blitar naik pada 2026 pengeluaran makan warga lebih tinggi dari tahun sebelumnya

Namun kolam di bawah air terjun terlihat dalam dan tidak direkomendasikan untuk berenang.

Akses menuju lokasi juga relatif mudah. Pengunjung kendaraan roda empat harus berjalan kaki sekitar 150 meter karena jalan masuk cukup sempit.

Sementara kendaraan roda dua bisa lebih dekat, meskipun tetap harus berhati-hati karena medan jalan cukup terjal.

Angka partisipasi pendidikan Kabupaten Blitar meningkat di tahun 2026

Saat kunjungan pada Sabtu 29 Desember 2025, kondisi kawasan air terjun terlihat kurang terawat.

Rumput liar dan sampah pengunjung masih ditemui di beberapa titik. Kondisi tersebut mengurangi potensi Tirto Galuh sebagai destinasi wisata unggulan di Blitar Selatan.

Potensi wisata sebenarnya besar. Keberadaan air terjun ini bisa menjadi pilihan rekreasi murah tanpa harus keluar kota.

Penduduk Kabupaten Blitar tembus 1,26 juta jiwa pada 2026

Hanya saja, tanpa perawatan yang konsisten, keindahan tersebut perlahan akan hilang. Peran masyarakat sekitar dan pihak terkait diperlukan untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung.

Tirto Galuh bisa menjadi ikon wisata alam di Kabupaten Blitar, dengan catatan pengelolaan dan perawatannya tidak dibiarkan terbengkalai. (Ha/blt)

Sektor tekstil Jatim kedatangan pemain baru, ada lulusan SMKN 1 Blitar yang usianya baru 18 tahun
×