Pemerintah Kota Blitar secara resmi mengukuhkan barisan aparatur sipil negara (ASN) baru melalui agenda Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS dan PNS serta Pengambilan Sumpah/Janji PNS, di Balai Kota Kusumowicitro, Jumat (13/3/2026). Momentum ini menandai transformasi status kepegawaian bagi para aparatur yang kini resmi mengemban amanah penuh dalam menjalankan roda pemerintahan di Kota Blitar.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menegaskan bahwa momentum tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan pengukuhan komitmen moral yang menjadi tonggak awal bagi para aparatur dalam mengemban amanah negara. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan, setiap CPNS yang resmi diangkat menjadi PNS wajib menjalani sumpah sebagai panduan etik dan landasan dalam bersikap selama bertugas.
“Para PNS wajib melaksanakan peraturan perundangan dan harus mendahulukan kepentingan umum serta masyarakat dibanding kepentingan golongan atau pribadi. Setiap abdi negara harus dahulukan kepentingan umum,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa tanggung jawab yang dipikul para ASN baru tersebut sangat besar. Karena itu, dibutuhkan dedikasi serta komitmen tinggi untuk menjaga marwah birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Blitar. Ia juga menginstruksikan agar seluruh pegawai mampu bekerja secara profesional dengan menjunjung tinggi nilai integritas.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Blitar, Ika Hadi Wijaya, menyampaikan bahwa dalam agenda pengambilan sumpah kali ini diserahkan total 93 SK, dengan rincian 92 tenaga PNS dan 1 tenaga CPNS.
Pihaknya berharap para abdi negara yang baru dikukuhkan dapat segera beradaptasi di lingkungan kerja masing-masing serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Blitar.
“Harapan ke depan, para ASN ini bisa menjadi motor penggerak birokrasi yang lebih lincah dan inovatif. Kami ingin mereka tidak hanya sekadar bekerja rutin, tetapi mampu membawa semangat baru dalam memberikan pelayanan yang prima, transparan, dan akuntabel kepada seluruh warga Kota Blitar,” ujarnya.

