Artikel Berita
Beranda » Dari silaturahim ke aksi konkret, Gawagis Patria Blitar siap gelar agenda besar kepesantrenan

Dari silaturahim ke aksi konkret, Gawagis Patria Blitar siap gelar agenda besar kepesantrenan

Silaturahim Gawagis Patria Blitar (dok. Istimewa)

Blitar — Memasuki usianya yang menginjak satu dekade, forum komunikasi kiai muda dan putra kiai (gus) se-Blitar Raya yang tergabung dalam Gawagis Patria terus memperkuat komitmennya dalam mengawal tradisi pesantren.

Keberadaan forum ini diyakini tidak lepas dari doa dan restu penuh para ulama sepuh, yang menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pergerakannya di tengah umat.

Restu kiai sepuh dan akar sejarah

​Fakta historis tersebut menjadi sorotan utama sekaligus benang merah dalam sesi dialog interaktif Silaturahim Gawagis Patria 2026. Diskusi yang dipandu secara langsung oleh Agus Muwaffiq Dinil Haq dari Pondok Pesantren (Ponpes) Nasyirul Ulum Modangan tersebut menekankan pentingnya menjaga sanad perjuangan forum.

Perkuat komunikasi organisasi, LTN NU Blitar siapkan ekosistem dakwah digital

​”Gawagis Patria ini mardiah, murni diridai dan direstui langsung oleh kiai-kiai sepuh Blitar. Kita sudah merintis jalan ini dari bawah sejak kurang lebih 10 tahun lalu.

Jadi, tugas kita para gus sekarang ini ya tinggal merawat amanah itu bareng-bareng supaya manfaatnya makin terasa,” papar Agus Muwaffiq dengan lugas, menegaskan arah pergerakan forum.

​Pesan keumatan tersebut disampaikannya di hadapan puluhan gus pesantren se-wilayah Blitar Raya. Agenda silaturahim yang dimulai tepat pada pukul 20.30 WIB tersebut berlangsung gayeng, hangat, dan jauh dari kesan kaku.

Purnatugas, Kepala Kemenag Pacitan diiringi tokoh agama setempat ke Blitar

Kehangatan di pesantren Nurul Iman

Agus Lathif Najibulloh, selaku tuan rumah dari Ponpes Nurul Iman 3, Tawangsari, Garum, mengaku sangat bersyukur atas terselenggaranya pertemuan ini.

Diskusi hangat Gawagis Patria di Ponpes Nurul Iman, Garum

“Senang rasanya njenengan-njenengan semua para gus bisa kumpul ngopi bareng di sini. Suasananya bisa sangat akrab, ndak usah terlalu formal, tapi obrolannya tetap migunani (bermanfaat) untuk pesantren dan masyarakat,” tuturnya dengan senyum hangat.

Pererat silaturahim, NU Peduli Blitar dan PCNU Aceh Tamiang perkuat misi kemanusiaan

Agenda besar di pendopo kabupaten dan kota

Keakraban yang terbangun nyatanya berbuah manis pada pemantapan agenda strategis. Ketua Gawagis Patria sekaligus representasi Ponpes APIS Gondang, Agus Djohan Sabiq, memanfaatkan momen silaturahim tersebut untuk melaporkan sejumlah program besar yang akan dihelat.

​”Tahun ini, rutinan Bahsul Masail Forum Musyawarah Pondok Pesantren (FMPB) se-Jawa Timur akan kita selenggarakan di Blitar. Kita pusatkan di Pendopo Kabupaten Blitar untuk majelis putra, dan Pendopo Kota Blitar untuk putri.

Selain itu, menyambut Hari Santri nanti, kita juga siapkan lomba banjari dan futsal antar-ponpes se-Keresidenan Kediri,” jelas Agus Djohan merinci rencana kerja tahunan forum.

​Sinergi yang solid antarpengasuh muda pesantren ini turut mendapat sambutan positif dari elemen masyarakat eksternal. Kepala distributor produk Djarum sub Blitar, Lukman Hakim, yang turut hadir di lokasi acara menyampaikan apresiasinya atas kerukunan yang terus dijaga oleh para tokoh muda tersebut.

​”Matur nuwun sanget kami sudah diajak srawung bersama para gus. Harapan kami sederhana, semoga kegiatan sing sae (yang baik) seperti ini bisa terus berlanjut, dan kita bisa terus jalan bareng mengadakan kegiatan yang berkelanjutan ke depannya,” pungkas Lukman. (sz/blt)

×