Lebaran dan tradisi kue
Momen menjelang Hari Raya Idulfitri selalu membawa kegembiraan sekaligus tantangan tersendiri ya. Pagi itu agak sedikit mendung, jalanan tidak terlalu ramai. Mbak Mei sedang mengiris nanas untuk pesanan kue lebaran.
Aroma kue yang baru keluar dari oven memenuhi dapur rumah Mbak Mei saat Ramadhan memasuki pekan kedua. Dari dapur sederhana itu, pesanan kue Lebaran mulai dikerjakan satu per satu.
Sebagai pemilik usaha kue rumahan, Mbak Mei memang membuka pesanan menjelang Lebaran. Di antara berbagai jenis kue kering yang dibuatnya, nastar tetap menjadi yang paling dicari setiap tahun.
Suasana Lebaran yang identik dengan silaturahmi membuat banyak orang menyiapkan kue kering sebagai suguhan di meja tamu.
Permintaan yang datang hampir bersamaan menjelang hari raya membuat persiapan harus benar-benar matang.
Mulai dari mengatur bahan baku hingga menyusun jadwal produksi, semuanya perlu diperhitungkan. Tanpa perencanaan yang jelas, pesanan bisa menumpuk dalam waktu singkat.
Nastar yang tak pernah sepi peminat
Di antara deretan kue khas Lebaran, nastar selalu menempati posisi utama. Harga nya sedikit lebih tinggi dibandingkan beberapa jenis kue lain, tetapi pesanan tetap berdatangan.
Hal itu menunjukkan bahwa rasa yang legit dan tekstur yang lumer di mulut menjadi pertimbangan utama.
Mbak Mei menjaga kualitas dengan menggunakan bahan yang berkualitas. Porsi kuning telur ditambah dan mentega yang digunakan dipilih dengan kualitas baik agar hasilnya lebih lembut dan kaya rasa.
Nastar dengan permukaan kuning telur yang mengilap serta isian selai nanas yang manis-asam selalu menarik perhatian.
Meski setiap tahun muncul variasi kue baru, nastar tetap memiliki tempat tersendiri.
Mengandalkan sistem pre-order
Mbak Mei menerapkan sistem pre-order (PO).
Dengan sistem ini, ia hanya memproduksi sesuai pesanan yang sudah masuk. Bahan baku bisa sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak ada stok yang terbuang. Cara ini juga membantu menjaga pengeluaran tetap aman.
Ia menetapkan batas akhir pemesanan maksimal lima hari sebelum hari raya. “Kalau batas terakhirnya ya mungkin H-5 itu batas terakhir ya,” katanya
Batas waktu tersebut memberikan ruang bagi Mbak Mei untuk menyelesaikan semua pesanan tanpa terburu-buru. Untuk pengambilan, kue baru dikemas mendekati waktu pelanggan datang agar tetap bersih dan rapi.
Dapur rumah yang semakin sibuk
Selama Ramadan, dapur rumah Mbak Mei berubah menjadi tempat yang lebih sibuk dari biasanya.
Karena mengerjakan semua nya dari rumah di rumah, Mbak Mei bisa mengawasi secara langsung, mulai dari membentuk adonan hingga memastikan tingkat kematangannya merata.
Namun, karena banyaknya pesanan. Keluarga atau kerabat dekat membantu Mbak Mei dalam proses pembuatan.
Mereka berbagi tugas, dari mengaduk adonan, membulatkan nastar, sampai memasukkannya ke dalam wadah. Kerja sama itu membantu pesanan selesai tepat waktu tanpa mengurangi rasa.
Promosi yang sederhana
Pelanggan Mbak Mei berasal dari tetangga, teman, hingga saudara. Melalui unggahan status di aplikasi WhatsApp ia mempromosikan produknya.
Foto kue dengan keterangan singkat tentang ketersediaan pesanan sering kali langsung mendapat respons.
Selain itu, cerita dari pembeli yang puas ikut membantu memperkenalkan usahanya kepada orang lain. Rasa yang konsisten dan kemasan yang aman membuat pembeli baru datang dari rekomendasi tersebut.
Menjaga kesegaran dan kepercayaan
Bagi Mbak Mei biasa nya memulai produksi ketika lebaran tinggal sekitar satu minggu agar kondisi kue tetap baik.
“Pokoknya lebaran tinggal seminggu lagi, baru produksi supaya nanti pas deket lebaran barang tetep fresh,” ujar Mbak Mei.
Banyak pembeli memilih memesan sejak awal Ramadhan karena khawatir tidak kebagian.
Bagi Mbak Mei, menjaga kualitas lebih penting. Dengan menutup pemesanan sesuai kapasitas, ia bisa memastikan setiap toples kue tetap sesuai dengan rasa dan tampilan.
Dari dapur rumahnya, tradisi kue Lebaran terus berjalan setiap tahun. Ramadhan bukan hanya menghadirkan kesibukan, tetapi juga membuka peluang bagi usaha rumahan dengan perencanaan dan komitmen yang konsisten.

