Artikel Berita
Beranda » Masuki babak baru: Pengelolaan PSBI resmi dilimpahkan ke Askab PSSI Kabupaten Blitar

Masuki babak baru: Pengelolaan PSBI resmi dilimpahkan ke Askab PSSI Kabupaten Blitar

Wakil Bupati Beky Herdihansah bersama Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar Fatatoh Hironi Ulya dan jajaran pengurus Askab PSSI saat menghadiri agenda penandatanganan pelimpahan pengelolaan PSBI Blitar di rumah Wakil Bupati Beky Herdihansah, Rabu (1/7/2026). (Foto: KONI Kabupaten Blitar)

Blitar – Babak baru yang dinantikan bagi masa depan klub sepak bola legendaris asal Kabupaten Blitar, PSBI, akhirnya resmi bergulir.

Bertempat di hadapan jajaran otoritas daerah, PT Blitar Bola Mandiri secara resmi menyerahkan kembali mandat pengelolaan klub berjuluk Singo Lodro tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Blitar, Rabu (1/7/2026).

Langkah strategis ini diambil sebagai mufakat bersama untuk mengembalikan eksistensi klub kepada masyarakat, sekaligus menandai dimulainya perumusan tata kelola baru yang lebih segar, profesional, dan berorientasi pada pencapaian prestasi.

Peredaran narkoba di Blitar terungkap 19 tersangka diamankan Satresnarkoba

Dalam prosesi pelimpahan tersebut, penataan manajerial PSBI dipastikan akan berada di bawah naungan asosiasi resmi penanggung jawab sepak bola daerah.

Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bersepakat mengembalikan kendali teknis kepada federasi.

Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulya, menyatakan rasa syukur atas tercapainya titik temu dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat dalam proses transisi hukum korporasi jilid ini.

Nobar bola di Kankab Blitar, ratusan warga saksikan laga Timnas Indonesia vs Timor Leste, dorong geliat UMKM lokal

“Alhamdulillah, melalui komitmen bersama antara PSBI, pemerintah daerah melalui KONI Kabupaten Blitar, Askab PSSI Kabupaten Blitar, serta didampingi oleh Bagian Hukum Setda, proses pengelolaan dari PT Blitar Bola Mandiri akan dikembalikan sepenuhnya kepada Asosiasi PSSI Kabupaten Blitar. Kami berharap ini menjadi momentum awal kebersamaan kita untuk bangkit membangun dunia olahraga, khususnya sepak bola di Kabupaten Blitar,” urai Fatatoh.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Blitar Bola Mandiri, Wima Brahmantya, menegaskan bahwa PSBI pada hakikatnya adalah warisan kultural milik seluruh warga Blitar. Pihaknya selama ini hanya bertindak sebagai pemegang mandat sementara untuk menjaga api eksistensi klub agar tidak padam.

Menurut Wima, ikhtiar untuk menyerahkan kembali PSBI kepada pemerintah daerah sebetulnya sudah diinisiasi sejak tahun 2015 dan baru berhasil terealisasi tahun ini setelah melalui proses administrasi yang panjang.

Menerima pelimpahan besar tersebut, Pemerintah Kabupaten Blitar menyatakan kesiapannya untuk mengawal kebangkitan PSBI. Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen PT Blitar Bola Mandiri yang telah mendedikasikan waktu dan energinya untuk merawat klub selama bertahun-tahun.

Wabup Beky menegaskan bahwa mandat ini akan dijawab dengan penyusunan cetak biru (blueprint) pembinaan sepak bola yang komprehensif, mulai dari penguatan kompetisi kelompok umur, pembinaan pelatih, hingga pelibatan sektor swasta.

“Ini adalah tanggung jawab besar. Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen membuka ruang kolaborasi selebar-lebarnya dengan kalangan pengusaha dan dunia usaha untuk memperkuat fondasi finansial klub. Dengan tata kelola organisasi yang transparan, profesional, dan ditopang oleh sinergi pengusaha serta PSSI, kami optimistis PSBI mampu kembali bersaing di kasta tertinggi kompetisi nasional,” tegas Beky. (blt)

Berita Terkait

×