Kementerian Agama (Kemenag) Kota Blitar terus memperkuat kerukunan umat beragama melalui program bertajuk Si Muda Monika Tiba. Program ini merupakan kegiatan rutin dengan mengunjungi berbagai rumah ibadah lintas agama, mulai dari gereja, vihara hingga klenteng di Kota Blitar.
Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar, Mohammad Kanzul Fathon menjelaskan program tersebut merupakan akronim dari kegiatan pembinaan umat beragama yang dilakukan Kemenag dengan berkunjung langsung ke rumah ibadah dari berbagai agama yang ada di Kota Blitar.
“Si Muda Monika Tiba itu akronim dari koordinasi, sosialisasi, silaturahmi, pemutakhiran data, dan monitoring Kementerian Agama. Jadi kami berkunjung ke rumah-rumah ibadah seperti gereja, vihara, maupun klenteng,” kata Kanzul.
Melalui kunjungan tersebut, Kemenag Kota Blitar tidak hanya bersilaturahmi dengan pengurus rumah ibadah, tetapi juga memantau kondisi tempat ibadah sekaligus melakukan pemutakhiran data perkembangan umat beragama di wilayah tersebut.
Kegiatan ini, kata Kanzul, menegaskan bahwa Kementerian Agama menaungi seluruh agama yang ada di Indonesia. Karena itu, pembinaan dan penguatan umat dilakukan secara merata tanpa membedakan latar belakang keyakinan.
“Sehingga dengan begitu jika umat kita rukun, bisa menerima perbedaan dan toleransi juga tinggi, Insyaallah kehidupan masyarakat akan damai dan tentram sehingga pembangunan bisa berjalan maksimal,” jelas Kanzul.
Melalui program Si Muda Monika Tiba, Kemenag Kota Blitar berharap semangat moderasi beragama dan toleransi antarumat dapat terus terjaga
Dengan demikian, kehidupan masyarakat di Kota Blitar dapat berlangsung harmonis, rukun, dan penuh kedamaian.

