Blitar – Candi Penataran yang berlokasi di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, dikenal sebagai kompleks percandian Hindu terbesar di Jawa Timur. Keberadaan candi ini menjadi bukti nyata bahwa Blitar pernah menjadi pusat peradaban besar pada masa lampau.
Diperkirakan mulai dibangun pada masa Kerajaan Kadiri sekitar tahun 1200 Masehi, kompleks candi ini terus mengalami pengembangan hingga era Kerajaan Majapahit. Julukan Bumi Penataran yang melekat pada Blitar merujuk langsung pada keberadaan situs bersejarah ini.
Kompleks candi dengan relief dan arca yang kaya
Kompleks Candi Penataran terdiri dari beberapa bangunan utama, mulai dari candi induk, pendopo teras, hingga berbagai arca dan relief yang menggambarkan kisah pewayangan serta ajaran Hindu. Kekayaan relief ini menjadikan candi ini sebagai objek penelitian penting bagi para arkeolog dan sejarawan.
Setiap tahun, Candi Penataran menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai acara budaya, termasuk upacara adat yang melibatkan masyarakat sekitar sebagai bentuk pelestarian warisan leluhur sekaligus daya tarik wisata sejarah dan budaya bagi pengunjung dari luar daerah.
Fakta unik
Fakta menarik, Candi Penataran juga dikenal dengan sebutan Candi Palah dalam catatan sejarah kuno, dan disebut dalam Kitab Nagarakretagama sebagai tempat Raja Hayam Wuruk melakukan pemujaan kepada Sang Hyang Acalapati.

