Artikel

Delapan pantai di Blitar selatan, dari Pudak hingga Peh Pulo

Delapan pantai di Blitar selatan, dari Pudak hingga Peh Pulo
Ilustrasi AI/Bicara Blitar

Blitar – Kabupaten Blitar tidak hanya dikenal sebagai tanah kelahiran Bung Karno dengan nilai sejarah yang kuat, tetapi juga menyimpan kekayaan wisata bahari di wilayah selatan. Berada di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS), kawasan pesisir Blitar menawarkan deretan pantai dengan karakter beragam.

Wilayah pesisir ini membentang mulai dari Kecamatan Wates di ujung timur, melewati Panggungrejo, Wonotirto, hingga Kecamatan Bakung di ujung barat Blitar selatan. Setidaknya delapan pantai utama menjadi andalan wisata bahari di jalur ini.

Dari pasir putih hingga kearifan lokal

Delapan pantai yang membentang di JLS tersebut antara lain Pantai Pudak dengan pasir putih lembut, Pantai Serang yang jadi destinasi paling populer, Pantai Tambakrejo dengan pasar ikannya, Pantai Pasetran Gondo Mayit yang lebih privat, hingga Pantai Jolosutro dengan pasir hitam eksotisnya.

Pantai Gayasan Blitar, permata tersembunyi di Tumpakkepuh Bakung

Selain itu ada pula Pantai Pangi dengan hutan pinusnya, Pantai Pasur di ujung barat dengan pasir hitam bekas tambang, dan Pantai Peh Pulo yang dijuluki raja ampatnya Blitar. Setiap pantai menawarkan pengelolaan yang mengedepankan keseimbangan antara pelestarian alam, budaya lokal, dan penguatan ekonomi masyarakat sekitar.

Fakta unik

Fakta menarik, tersambungnya Jalur Lintas Selatan secara penuh membuat wisatawan kini bisa berpindah dari satu pantai ke pantai lain di Blitar selatan dengan jauh lebih mudah dan cepat dibanding kondisi akses jalan beberapa tahun sebelumnya.

Pantai Pasur Blitar, pantai paling barat dengan pasir hitam bekas tambang
Lihat Semua Artikel Bicara Blitar
×