Blitar – Kampung Kali Badak menjadi salah satu permukiman yang berada di kawasan lereng Gunung Kelud. Narasumber bu Anis mengonfirmasi bahwa penulisan nama kampung yang benar adalah “Kali Badak” tanpa huruf “l” pada kata badak, berbeda dengan nama sungai di kawasan tersebut yang disebut Kali Bladak.
Kampung ini dihuni oleh sekitar 100 kepala keluarga (KK) yang seluruhnya berada dalam satu RT, dengan total penduduk mencapai kurang lebih 300 jiwa. Menurut bu Anis, jumlah penduduk di kampung tersebut cenderung terus bertambah seiring berjalannya waktu.
Pertambahan penduduk itu salah satunya disebabkan oleh adanya pendatang yang kemudian menikah dengan warga setempat, sehingga menetap dan menambah jumlah populasi kampung.
Meski berukuran kecil dan berada tak jauh dari kawasan rawan bencana, Kali Badak tetap bertahan sebagai kampung dengan kehidupan sosial yang terus berkembang hingga saat ini.
Selengkapnya: https://youtu.be/l_MhX51t_gw?si=BNtJtK4iiCqeCdVk

