Artikel Berita
Beranda » Adakan Pawai Obor Yayasan Pondok Darur Roja Gandeng Berbagai Elemen Masyarakat

Adakan Pawai Obor Yayasan Pondok Darur Roja Gandeng Berbagai Elemen Masyarakat

Takbir keliling Dan pawai obor yayasan Pondok Darur Roja (Foto: Media Pondok Pesantren Darur Roja)
Takbir keliling Dan pawai obor yayasan Pondok Darur Roja (Foto: Media Pondok Pesantren Darur Roja)

Blitar – Yayasan Pondok Pesantren Darur Roja menggelar tradisi pawai obor dan takbir keliling di wilayah Selokajang pada Kamis malam 5 Juni 2025.

Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin sejak tiga tahun lalu ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Peserta yang mengikuti pawai obor dan takbir keliling berasal dari berbagai kalangan, antara lain GPS (Gerakan Pemuda Selokajang), jaringan Gusdurian Kabupaten Blitar, Forum aktivis Silatul Afkar (Forsa), santri Pondok Pesantren Darur Roja, serta warga masyarakat setempat.

Polemik “Blitar Djadoel 2026”: Pemkot Blitar terlalu sibuk mengejar event di tengah efisiensi anggaran

Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti prosesi dari awal hingga akhir.

Ali Saifullah, pengasuh Pondok Pesantren Darur Roja, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk syukur dan kegembiraan menyambut Hari Raya Idul Adha.

“Tradisi pawai obor dan takbir keliling ini sudah kami laksanakan rutin sejak tiga tahun lalu. Tujuannya adalah untuk mempererat silaturahmi antarwarga dan ikut meramaikan malam takbir dalam menyambut Hari Raya Idul Adha di tahun 1446 Hijriyah ini,” ujar  Ali Saifullah.

KOPRI PC PMII Blitar bekali kader bangun narasi perempuan lewat “Women’s Narrative School”

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaga tradisi keagamaan di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.

“Harapannya, dengan adanya kegiatan seperti ini, nilai-nilai keislaman dan kebersamaan dapat terus terjaga di kalangan masyarakat Selokajang,” tambahnya.

Syarif Hidayatullah, salah satu peserta takbir keliling yang juga santri Pondok Pesantren Darur Roja, mengungkapkan kebanggaannya bisa mengikuti kegiatan ini.

Sinkronkan program kerja, KOPRI PC PMII Blitar gelar konsolidasi berkala bersama pengurus KOPRI komisariat dan rayon

Suasananya sangat meriah dan menggugah semangat, serta kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi dan kebersamaan baik santri, alumni, asatidz, dan dzuriyah Pondok Pesantren Darur Roja,” ungkap pria kurus berpeci yang akrab disapa Dayat tersebut.

Dia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh santri, tetapi juga masyarakat umum yang antusias menyambut datangnya hari raya Idul Adha ini.

Yang menarik adalah partisipasi dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, semuanya bersatu dalam kegiatan ini sebagai bagian dalam memeriahkan malam takbir, jelasnya.

KOPRI PC PMII Blitar gelar KOPRI TALK, bahas feminisme dan kepemimpinan perempuan dalam gerakan

Pawai obor dan takbir keliling dimulai dari halaman Pondok Pesantren Darur Roja dan kemudian berkeliling ke seluruh wilayah Selokajang. Rombongan pawai diiringi lantunan takbir dan sholawat yang menggema di sepanjang rute perjalanan, menciptakan suasana sakral dan khidmat.

Kegiatan yang berlangsung sekitar tiga jam ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Banyak warga yang keluar rumah untuk menyaksikan dan juga meramaikan pawai ikut melantunkan takbir bersama-sama.

Selain sebagai sarana pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat hubungan sosial antarwarga. Berbagai elemen masyarakat yang terlibat menunjukkan bahwa tradisi keagamaan mampu menyatukan perbedaan latar belakang dan organisasi.

Pemkot Blitar libatkan Linmas Sananwetan dalam pemberantasan rokok ilegal, DBHCHT disebut berdampak langsung bagi masyarakat

Berita Terkait

×