Artikel
Beranda » Makam Auliya Mbrebesmili Blitar: Jejak Perjuangan dan Spiritualitas di Tepi Brantas

Makam Auliya Mbrebesmili Blitar: Jejak Perjuangan dan Spiritualitas di Tepi Brantas

 

Makam Auliya Mbrebesmili Blitar: Jejak Perjuangan dan Spiritualitas di Tepi Brantas
(Foto: bkppkutim)

Bicara Blitar–Halo Dulur! Blitar, kota yang sarat sejarah, ternyata menyimpan kekayaan wisata religi yang belum banyak dikenal luas, termasuk oleh masyarakat setempat. Salah satunya adalah Makam Auliya Mbrebesmili yang terletak di Dusun Bedali, Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat.

Berada di tepi Sungai Brantas, makam ini menyimpan jejak perjuangan para tokoh Islam Blitar sejak masa kolonial Belanda.

Apakah Pinjol boleh menghubungi Kontak Darurat? Ini aturan OJK dan hak anda

Makam ini pernah menjadi tempat ziarah Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang mengunjungi situs ini untuk menghormati jasa para ulama pejuang.

Di kompleks makam ini, terdapat makam Syaikh Abdullah Sya’ban atau Mbah Kiai Sya’ban Gembrang Serang, seorang ulama yang terlibat dalam perlawanan Nyi Ageng Serang.

Beliau merupakan putra Mbah Kiai Raden Muhammad Qosim, tokoh yang namanya diabadikan dalam Yayasan Kiai Raden Moh. Kasiman di Blitar.

Dari Edukasi Kesehatan – Bantuan Sembako, TMMD ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo Hadir untuk Warga

Selain itu, terdapat pula makam Syaikh Muhammad Asrori, pendiri Masjid Jami’ Al-Asror Kedungcangkring, serta Syaikh Hasan Mujahid, pendiri Pesantren Mbrebesmili. 

Nama “Mbrebesmili” berasal dari fenomena keluarnya air terus-menerus di area masjid dan pesantren, yang kemudian memaksa pemindahan bangunan ke tempat lebih tinggi.

Baca juga: Nasi Goreng Legendaris di Blitar: Rumah Nasi Goreng 99 yang Bikin Nagih!

KKN UNU Blitar bersama ibu-ibu RW 2 olah susu lokal jadi Kabuya Yoghurt, dorong pemberdayaan masyarakat Dusun Tegalrejo Desa Semen

Kompleks ini juga menjadi basis perjuangan nasional sejak era Nyi Ageng Serang, Pangeran Diponegoro, hingga generasi penerusnya.

Saat ini, Mbrebesmili menjadi pusat spiritual dengan pengajian rutin yang digelar setiap malam Jum’at Legi, Rabu Legi, dan Kamis Pahing, dihadiri jemaah dari berbagai daerah seperti Malang, Surabaya, dan Pasuruan.

Selain ziarah, pengajian di Makam Auliya Mbrebesmili menjadi momentum refleksi spiritual bagi banyak orang.

K Mall semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 lewat Kemayoran Reimagined

Keindahan historis dan nilai religius tempat ini menjadikannya magnet wisata religi yang patut dieksplorasi lebih dalam, baik oleh warga Blitar maupun masyarakat dari luar daerah.

Pelindo Multi Terminal catat kinerja positif pada semester I 2026
×