Artikel Feature
Beranda » Tugu Rante: Monumen untuk mengikat pilu letusan Gunung Kelud

Tugu Rante: Monumen untuk mengikat pilu letusan Gunung Kelud

Monumen Tugu Rante di Bendo, Ponggok, Kabupaten Blitar.
Monumen Tugu Rante di Bendo, Ponggok, Kabupaten Blitar. (Foto: Bicarablitar.com)

Blitar – Di persimpangan jalan utama yang menghubungkan Blitar-Kediri-Tulungagung, berdiri sebuah monumen bersejarah yang mungkin tak banyak diketahui.

Monumen tersebut bernama Tugu Rante. Tugu ini terletak di Desa Bendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Tak hanya menjadi sekadar penanda tapal batas antara wilayah Kota dan Kabupaten Blitar saja, nyatanya tugu ini menyimpan kenangan pilu dari tragedi letusan Gunung Kelud paling dahsyat sepanjang abad ke-20.

Korwil Bolone Mase Jatim Madjid Widigdo pimpin Turba Mataraman, perkuat literasi digital anak muda

Letusan yang terjadi pada tahun 1919 itu, menewaskan setidaknya 5.160 jiwa. Lokasi tempat tugu dibangun semula adalah jurang yang sangat dalam. Banjir lahar dari letusan Gunung Kelud kemudian memenuhi jurang tersebut.

Selain membawa material vulkanik, banjir tersebut juga membawa jasad dari korban letusan gunung berapi tersebut. Akhirnya tempat tersebut dijadikan kuburan masal dari korban letusan Gunung Kelud 1919.

Selain korban dari Desa Bendo, kuat dugaan bahwa beberapa jasad yang dimakamkan di sini adalah serdadu Belanda. Ini diperkuat oleh tulisan yang terukir di dinding tugu yang tertulis dalam Bahasa Belanda.

Harga pangan di Blitar naik pada 2026 pengeluaran makan warga lebih tinggi dari tahun sebelumnya

IN MEMORIAM.

AMB. FUS. MANDOJO ALG STB No. 98384

“ “ KALIGIS “ “ “ 96397

Angka partisipasi pendidikan Kabupaten Blitar meningkat di tahun 2026

“ “ SOERVOE “ “ “ 98492

“ “ MATAHERU “ “ “ 74454

“ KORP. AJAL “ “ “ 78968

Penduduk Kabupaten Blitar tembus 1,26 juta jiwa pada 2026

INL. FUS. KARTOREDJO “ “ “ 74905

ALIAS PAINO

BIJ HET VERVULLEN VAN HUN PLIGHT OMGE NOMEN BIJ DE KLOETUITSBARSTING OP 19 MEI 1919

Sektor tekstil Jatim kedatangan pemain baru, ada lulusan SMKN 1 Blitar yang usianya baru 18 tahun

Desa Bendo dulunya memang dikenal dengan kawasan perumahan Belanda yang disebut Ngloji. Bangunan ini terletak di sebelah barat lapangan Desa Bendo.

Sayangnya, Ngloji kini telah tergantikan dengan pemukiman warga. Sedangkan nama Tugu Rante sendiri diambil dari bentuk fisiknya yang unik.

Monumen ini dikelilingi rantai besi besar dengan tembok setinggi dua meter. Bangunan ini awalnya tidak berbentuk seperti sekarang. Beberapa kali telah mengalami pemugaran dan perbaikan.

Ichiro Akbar: Bocah Blitar yang menjelma jadi ujung tombak Garuda Muda

Tugu Rante merupakan monumen penghormatan bagi korban bencana alam yang menewaskan banyak penduduk desa maupun prajurit Belanda kala itu.

Nama-nama para korban pun sempat diabadikan pada sisi timur monumen, meski hanya enam nama yang tercantum dan semuanya merupakan prajurit batalyon.

8 Pantai eksotis di Blitar Selatan, surga tersembunyi di pesisir Jawa Timur

Berita Terkait

×