Artikel Berita
Beranda » Seorang perempuan di Blitar tewas tertabrak kereta api Matarmaja, diduga bunuh diri

Seorang perempuan di Blitar tewas tertabrak kereta api Matarmaja, diduga bunuh diri

TKP di perlintasan rel KM 114+1/2, Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Senin (27/10/2025). (Foto: Polsek Garum)

Disclaimer: Berita ini ditulis bukan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa

Blitar – Seorang perempuan bernama S (56), warga Dusun Centong, Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, ditemukan tewas setelah tertabrak Kereta Api Matarmaja di perlintasan rel KM 114+1/2, Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Senin (27/10/2025) sekitar pukul 09.07 WIB.

3 hari di Blitar: Menyusuri wisata sejarah, kuliner legendaris, hingga pantai selatan yang memukau

Menurut keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian korban terlihat berada di tepi perlintasan kereta api, sekitar 200 meter dari Pos Jaga JPL 176.

Saat KA Matarmaja melintas dari arah timur ke barat, korban tiba-tiba tengkurap melintang di atas rel, hingga akhirnya tertabrak.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan anggota tubuhnya, hingga meninggal dunia di tempat. Saksi yang berada di pos jaga segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas Stasiun Garum dan Polsek Garum.

Warga Blitar wajib tahu! Tips internetan lancar tanpa lemot selama ramadhan, 350Mbps cuma 200ribuan

“Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh Unit Inafis Polres Blitar, jenazah korban dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi.

Dari hasil keterangan keluarga, korban diketahui belakangan ini sedang menghadapi berbagai permasalahan pribadi yang cukup berat.

“Kemungkinan besar korban sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri,” ungkapnya. (Blt)

Mengenal Ario Putra Bakti: Inovator muda dari SMKN 1 Blitar yang rambah bisnis NFT hingga bengkel motor

×