Blitar – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPNU IPPNU) Kota Blitar menggelar kegiatan Upgrading Pengurus di PP Bustanul Muta’allimin, Ahad, 4 Januari 2025.
Kegiatan ini dijadikan momentum penyamaan frekuensi antar pengurus di awal masa khidmat.
Upgrading tersebut bertujuan memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyamakan visi, arah gerak, dan pola kerja pengurus agar mampu menjalankan roda organisasi secara kolektif dan terencana.
Ketua PC IPNU Kota Blitar, Achmad Hafy Akmal Moeslim, menegaskan bahwa upgrading bukan sekadar agenda formal, melainkan fase penting dalam membangun kekompakan pengurus.
“Upgrading ini kami maknai sebagai penyamaan frekuensi, agar pengurus yang baru dilantik tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menjadi satu tubuh organisasi yang solid,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, penguatan ideologi Aswaja An-Nahdliyah dan wawasan kebangsaan menjadi materi utama. Nilai nasionalisme religius ditekankan sebagai bekal pelajar NU, terlebih Kota Blitar memiliki nilai historis sebagai Kota Proklamator.
Selain itu, pembenahan manajemen organisasi turut menjadi fokus pembahasan. Pengurus dibekali pemahaman terkait PD/PRT, tertib administrasi, serta pembagian tugas pokok dan fungsi masing-masing departemen guna mencegah tumpang tindih pekerjaan.
PC IPNU IPPNU Kota Blitar juga merumuskan strategi kaderisasi di sekolah-sekolah umum dan negeri. Pendekatan dilakukan dengan menyesuaikan karakter pelajar, baik berlatar pesantren maupun pelajar umum, agar proses kaderisasi lebih efektif dan relevan.
Menghadapi perkembangan generasi muda, organisasi turut mendorong pemanfaatan media digital sebagai sarana branding dan dakwah pelajar. Media sosial dimaksimalkan untuk membangun citra pelajar NU yang moderat dan kreatif, sekaligus diimbangi dengan digitalisasi data kader.
“Harapannya, setelah upgrading ini, pengurus siap bergerak, adaptif dengan zaman, dan tetap berpegang pada nilai-nilai ke-NU-an serta kebangsaan,” pungkasnya. (ke/ha)

