Artikel Feature
Beranda » Melihat Fakta Tentang Indomaret, yang Pernah Berganti Nama

Melihat Fakta Tentang Indomaret, yang Pernah Berganti Nama

Salah satu gerai Indomaret di Indonesia.
Salah satu gerai Indomaret di Indonesia. (Foto: Indomaret)

Blitar – Selama ini tentu tidak asing dengan Indomaret. Salah satu minimarket yang sering dijumpai di seluruh penjuru negeri.

Namun tahukah fakta-fakta dibalik kokohnya Indomaret di setiap daerah?

Berikut ini fakta tentang Indomaret yang jarang diketahui:

Korwil Bolone Mase Jatim Madjid Widigdo pimpin Turba Mataraman, perkuat literasi digital anak muda

1. Toko pertamanya sejak 1988

Indomaret mempunyai toko pertamanya pada waktu Juni 1988. Toko pertamanya mempunyai nama Indomart, bukan Indomaret.

Pengelolanya waktu itu ialah PT. Indomarco Prismatama.

Sektor tekstil Jatim kedatangan pemain baru, ada lulusan SMKN 1 Blitar yang usianya baru 18 tahun

2. Menyediakan kebutuhan masyarakat

Ternyata sejak awal berdiri, Indomaret sudah menyediakan kebutuhan pokok serta kebutuhan sehari-hari dari masyarakat.

Lokasi yang digunakan waktu itu berdekatan dengan pemukiman masyarakat.

Ichiro Akbar: Bocah Blitar yang menjelma jadi ujung tombak Garuda Muda

3. Alasan pemakaian nama Indomaret

Awal berdiri memakai nama Indomart, lalu mengapa kemudian berganti nama menjadi Indomaret. Perubahan tersebut untuk menyesuaikan lidah orang Indonesia.

Selain itu, pada tahun 90-an ada peraturan pemerintah yang datang dengan semangat nasionalisme. Serta ada larangan merk untuk menggunakan bahasa Inggris.

8 Pantai eksotis di Blitar Selatan, surga tersembunyi di pesisir Jawa Timur

4. Lokasinya selalu berdekatan dengan Alfa Mart

Persaingan antara Indomaret dan Alfamart memang dibuat secara sengaja. Alasannya untuk menunjukkan persaingan yang sengit.

Kalau sudah begitu bisa menarik konsumen sebanyak-banyaknya. Sehingga bisa memperoleh pasar seluas-luasnya.

Persiapan angkutan lebaran 2026, ASDP Surabaya pastikan armada laik laut dan kru siap melayani

Itu tadi fakta-fakta terkait Indomaret, mungkin sebagian sudah umum diketahui, sebagian lagi masih asing di telinga kita.

Berita Terkait

×