Artikel Berita
Beranda » Di Hadapan Kapolres, PMII Sampaikan Sejumlah Permasalahan di Wilayah Hukum Polres Blitar

Di Hadapan Kapolres, PMII Sampaikan Sejumlah Permasalahan di Wilayah Hukum Polres Blitar

PC PMII Blitar saat audiensi bersama Kapolres Blitar, Selasa, 22 April 2025.
PC PMII Blitar saat audiensi bersama Kapolres Blitar, Selasa, 22 April 2025. (Dok. PC PMII Blitar)

Blitar – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Blitar beraudiensi dengan Kapolres Blitar di Ruang Perjamuan Gajah Mada Mapolres Blitar, Selasa, 22 April 2025.

Dalam agenda tersebut PMII menyampaikan sejumlah persoalan di wilayah hukum Polres Blitar. Audiensi tersebut berlangsung sekitar satu setengah jam.

Ketua PC PMII Blitar, Muhammad Thoha Ma’ruf menyampaikan, persoalan yang disampaikan kepada Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman berdasarkan hasil diskusi dalam Forum Reboan, kegiatan diskusi rutinan PC PMII Blitar.

Harlah ke-66, PMII Rayon Ali Shariati Unisba Blitar gelar tasyakuran dan sekolah aswaja

Ada dua masalah yang disampaikan, yakni soal pertambangan dan dampak beroperasinya pabrik gula di Blitar. PMII juga menunjukkan fakta di lapangan kepada mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya tersebut.

“PMII mendorong pertambangan ini ditertibkan, bukan ditutup. Aktivitasnya juga harus dilihat secara luas karena menyangkut masalah ekonomi, sosial hingga masalah lingkungan,” katanya.

Menurutnya, ada nasib masyarakat yang bekerja sebagai penambang, ekosistem lingkungan hidup hingga keselamatan pekerja yang harus dipertimbangkan. Sehingga persoalan pertambangan harus disikapi secara bijaksana.

Harlah Ke-66, PMII Rayon Ekonomi Unisba Blitar gelar tasyakuran & sekolah mentoring kaderisasi II

Thoha juga menyampaikan terkait aktivitas pabrik gula, Rejoso Manis Indo di Binangun, Kabupaten Blitar yang perlu menjadi perhatian kepolisian. Polisi harus tegas dalam menindak apabila terjadi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pabrik.

“Industri ini berpotensi menimbulkan polusi suara, udara dan air. Termasuk truk yang membawa tebu harus diawasi, karena menyangkut keselamatan masyarakat yang berkendara di jalan,” ujarnya. (Blt)

Momentum harlah sebagai refleksi, PC PMII Blitar ziarah ke makam ulama dan alumni

Berita Terkait

×