Artikel
Beranda » Telaga Rambut Monte: pesona alam dan legenda mistis di Gandusari Blitar

Telaga Rambut Monte: pesona alam dan legenda mistis di Gandusari Blitar

Telaga Rambut Monte di Gandusari Blitar.
Telaga Rambut Monte di Gandusari Blitar. (Foto: Google Maps)

Blitar – Tersembunyi di tengah hutan rimbun Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Telaga Rambut Monte menawarkan keindahan alam yang memikat dengan balutan cerita mistis dari zaman Kerajaan Majapahit. Telaga ini telah menjadi destinasi wisata sejak 1976, awalnya dikelola swasta sebelum beralih ke pemerintah daerah pada 1996.

Nama Rambut Monte berasal dari legenda kuno tentang Mbah Monte, seorang kesatria Majapahit yang bertarung melawan Rahwana dan seekor naga.

Karena dikutuk, ia berubah menjadi Candi Rambut Monte, yang kini menjadi nama telaga ini. Mitos ini masih dipercaya masyarakat setempat, menambah aura mistis tempat ini.

Ichiro Akbar: Bocah Blitar yang menjelma jadi ujung tombak Garuda Muda

Telaga ini memiliki air yang jernih dan kebiruan, dikelilingi pepohonan rindang yang menciptakan suasana sejuk dan damai.

Sumber airnya berasal dari tengah telaga, membuat warnanya semakin memikat. Suasana alamnya yang asri cocok untuk relaksasi, fotografi, atau sekadar menikmati ketenangan.

Salah satu daya tarik unggulan Telaga Rambut Monte adalah keberadaan Ikan Sengkaring, ikan yang dianggap keramat oleh masyarakat setempat.

8 Pantai eksotis di Blitar Selatan, surga tersembunyi di pesisir Jawa Timur

Beberapa mitos menyebutkan bahwa ikan ini adalah murid Mbah Monte yang dikutuk karena lalai menjaga Candi Rambut Monte.

Ada juga yang percaya bahwa mereka adalah prajurit Majapahit  yang berubah menjadi ikan akibat kutukan.

Karena dianggap sakral, tidak ada yang berani menangkap, membunuh, atau memakan ikan ini. Keberadaan mereka menjadi daya tarik sekaligus misteri yang selalu dibicarakan pengunjung.

Pesona telaga hijau dan jejak majapahit di rambut monte Blitar

Telaga Rambut Monte bukan sekadar destinasi alam biasa, tetapi juga tempat di mana legenda dan kenyataan bertemu.

Pesona alamnya yang menenangkan, ditambah cerita-cerita mistis yang mengelilinginya, membuat telaga ini layak dikunjungi bagi pencari pengalaman wisata yang berbeda. (Blt)

Persiapan angkutan lebaran 2026, ASDP Surabaya pastikan armada laik laut dan kru siap melayani

Berita Terkait

×