1. Suasana Pasar Legi Menjelang Hari Raya
Ribuan pengunjung mulai memadati lorong-lorong Pasar Legi Blitar menjelang Lebaran 2026.
Masyarakat berbondong-bondong memenuhi kebutuhan bahan pokok, sehingga memicu dinamika transaksi yang sangat intens antara pedagang dan pembeli.
Peningkatan aktivitas pasar ini menjadi tantangan nyata bagi manajemen anggaran rumah tangga di tengah fluktuasi harga yang mulai bergerak naik.
Pedagang secara aktif melayani aliran permintaan konsumen yang meningkat tajam demi memastikan ketersediaan pasokan di dapur keluarga tetap terjaga sebelum hari raya tiba.
2. Daftar Harga Kebutuhan Pokok Terkini
2.1 Beras dan Minyak Goreng
Status Harga: Stabil.
Perbandingan Harga: Harga komoditas ini tidak menunjukkan perubahan drastis dibandingkan pekan sebelumnya. Pedagang melepas Beras Premium pada harga Rp14.900/kg dan Beras Medium Rp13.500/kg. Sementara itu, Minyak Goreng Curah berada di angka Rp18.200/kg dan tipe Kemasan Rp18.500/liter.
Insight Pedagang: Kabid Pengawasan Disperindag Kota Blitar, Kurnia Nurmasari, mencatat penurunan pasokan hingga 50 persen di tingkat distributor saat permintaan masyarakat melonjak. Meskipun pasokan melambat, pemerintah daerah menjamin stok di gudang tetap terkendali untuk mencukupi kebutuhan pasar hingga Idulfitri.
2.2 Telur Ayam
Status Harga: Naik.
Perbandingan Harga: Pedagang menaikkan harga telur ayam broiler dari Rp26.000 menjadi Rp29.000 per kilogram. Kenaikan signifikan juga melanda telur puyuh yang melonjak dari Rp29.000 ke angka Rp36.000 per kilogram.
Insight Pedagang: Kenaikan ini mengikuti tren musiman menjelang hari besar keagamaan. Namun, para pedagang memastikan ketersediaan stok di tingkat pasar tradisional masih sangat mencukupi untuk melayani permintaan konsumen.
2.3 Daging Ayam dan Daging Sapi
Status Harga: Naik.
Perbandingan Harga: Pedagang membanderol daging ayam pada kisaran Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya sebesar Rp37.000. Daging sapi kualitas nomor satu kini menyentuh Rp125.000 per kilogram, meningkat dari harga awal Rp120.000.
Insight Pedagang: Pedagang daging ayam, Krisdiana, mengungkapkan bahwa dapur-dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyerap pasokan dalam jumlah besar.
Permintaan masif dari program MBG ini menciptakan kompetisi serapan stok dengan kebutuhan rumah tangga, sehingga memicu kenaikan harga.
Sementara itu, Fatma, pemilik jagal di samping Pasar Legi, menyebut harga daging sapi relatif stabil meskipun menunjukkan tren merangkak naik sejak awal Ramadan.
2.4 Cabai (Rawit, Merah Besar, Keriting)
Status Harga: Naik Tajam.
Perbandingan Harga: Harga cabai rawit melonjak tajam dari Rp50.000 hingga sempat menyentuh Rp85.000, sebelum melandai tipis ke Rp80.000 per kilogram.
Cabai merah besar naik menjadi Rp50.000 dari sebelumnya Rp35.000, sedangkan cabai keriting kini berada di angka Rp40.000 per kilogram.
Insight Pedagang: Pedagang sayuran, Sujiati, menjelaskan bahwa cuaca hujan ekstrem memicu serangan hama antraknosa yang merusak tanaman petani.
Meskipun data kementerian menunjukkan potensi surplus produksi secara luas, realitas di lapangan menunjukkan penurunan produktivitas per tanaman dari 0,5 kilogram menjadi hanya 0,2 kilogram akibat hama dan gangguan cuaca.
2.5 Bawang Merah, Bawang Putih, dan Bumbu Dapur
Status Harga: Naik.
Perbandingan Harga: Bawang merah mengalami lonjakan harga menjadi Rp40.000 per kilogram dari sebelumnya Rp25.000.
Bawang putih turut naik ke angka Rp37.000 per kilogram dari harga pekan lalu sebesar Rp34.000. Selain itu, komoditas bumbu lainnya seperti tomat merangkak naik ke Rp7.000 per kilogram dan daun bawang menyentuh harga Rp16.000 per kilogram.
3. Respon dan Suara dari Lapangan
Para pedagang di Pasar Legi melaporkan bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga meskipun harga beberapa komoditas melambung. Pembeli cenderung memaklumi fluktuasi ini sebagai bagian dari siklus ekonomi tahunan setiap menjelang Lebaran.
“Tidak ada yang mengeluh, sudah memaklumi semua. Kalau dulu-dulu itu ada aksi protes atau demo, kalau sekarang tidak ada. Saya sebagai pedagang hanya mengikuti harga pasar, kalau kulakan naik ya harga jual ikut naik,” ujar Meri Krisdianti, salah satu pedagang sembako.
4. Strategi Belanja dan Stabilitas Pangan Blitar
Satgas Pangan Polres Blitar Kota bersama Disperindag terus memantau pergerakan harga melalui inspeksi rutin, termasuk pengecekan lapangan pada Selasa, 10 Maret 2026.
Aiptu Mujiono dari Polres Blitar Kota menegaskan bahwa pengawasan ketat bertujuan mencegah aksi penimbunan oleh spekulan.
Untuk menjaga stabilitas, Pemerintah Kabupaten Blitar juga menggelar Operasi Pasar dan Bazar Ramadan di Kanigoro guna menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Pemerintah daerah menyarankan masyarakat untuk berbelanja lebih awal, terutama untuk komoditas yang pasokannya mulai menipis seperti beras dan minyak goreng.
Dinas Ketahanan Pangan menekankan pentingnya belanja bijak sesuai kebutuhan riil untuk menghindari kenaikan harga yang dipicu oleh perilaku panic buying atau “lapar mata”.
Satgas Pangan menjamin ketersediaan stok secara umum aman hingga Hari Raya Idulfitri dan terus mengawasi rantai distribusi agar harga pengecer tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

