Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar kegiatan Ngaji Bareng bersama Gus Iqdam di Alun-Alun Kanigoro pada Sabtu (8/8/2026). Acara ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702, sekaligus menjadi momen yang dinanti-nanti ribuan jemaah dari Blitar maupun daerah sekitarnya.
Magnet bagi Jemaah Muda
Gus Iqdam, pengasuh Majelis Ta’lim Sabilu Taubah yang belakangan populer di kalangan anak muda, dikenal memiliki gaya ceramah yang santai namun tetap sarat pesan keagamaan mendalam. Popularitasnya di media sosial turut membuat kegiatan pengajian yang dipimpinnya selalu berhasil menyedot animo besar, tak terkecuali saat digelar di Alun-Alun Kanigoro kali ini.
Kehadiran Gus Iqdam dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 menjadi bukti bahwa perayaan tahun ini tidak hanya menyasar kalangan tua lewat kegiatan seremonial formal, tetapi juga berupaya merangkul generasi muda lewat pendekatan keagamaan yang lebih membumi dan relevan dengan keseharian mereka.
Bagian dari Rangkaian Hari Jadi yang Padat
Ngaji Bareng Gus Iqdam menjadi salah satu dari deretan panjang agenda yang mewarnai peringatan Hari Jadi ke-702, melengkapi kegiatan lain seperti Pisowanan Agung, Blitaria Expo, pertunjukan Ketoprak Drama Soka, hingga konser Happy Asmara yang telah lebih dulu digelar dalam pekan yang sama.
Padatnya rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen Pemkab Blitar untuk menghadirkan perayaan Hari Jadi yang inklusif, menjangkau berbagai kalangan usia dan latar belakang masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, komunitas seni budaya, hingga jemaah pengajian yang jumlahnya terus bertambah setiap tahun.
Momentum Refleksi Spiritual Warga Blitar
Bagi warga Blitar, kehadiran acara keagamaan seperti Ngaji Bareng Gus Iqdam di tengah rangkaian perayaan Hari Jadi memberi nuansa berbeda, menghadirkan momen refleksi spiritual di sela hiruk-pikuk perayaan seremonial dan hiburan rakyat. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perayaan Hari Jadi daerah tidak melulu soal seremoni pemerintahan, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan lintas generasi.
Gaya Dakwah yang Dekat dengan Anak Muda
Salah satu faktor yang membuat pengajian Gus Iqdam selalu ramai peminat adalah pendekatan dakwahnya yang santai, komunikatif, dan sering diselingi humor segar tanpa kehilangan esensi pesan keagamaan. Gaya ini terbukti efektif menjangkau kalangan muda yang sebelumnya mungkin merasa kurang tertarik dengan format pengajian konvensional.
Fenomena viralnya potongan ceramah Gus Iqdam di berbagai platform media sosial turut mendorong animo masyarakat untuk hadir langsung menyaksikan pengajian secara tatap muka, sehingga setiap kali kegiatan semacam ini digelar, kawasan sekitar lokasi acara biasanya dipadati kendaraan dan pengunjung dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Panitia Siapkan Pengamanan Ekstra
Mengantisipasi lonjakan pengunjung, panitia penyelenggara bersama aparat keamanan setempat mempersiapkan pengaturan lalu lintas dan titik parkir tambahan di sekitar Alun-Alun Kanigoro. Langkah ini penting untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban selama acara berlangsung, mengingat kegiatan serupa di berbagai daerah kerap dipadati puluhan ribu jemaah dalam satu waktu.

