Artikel

Haul Bung Karno Blitar, momen sakral yang selalu ramai peziarah

haul bung karno blitar
Ilustrasi AI/Bicara Blitar

Blitar – Haul Bung Karno menjadi salah satu momen paling sakral dan dinanti dalam kalender tahunan Kota Blitar. Setiap tahun, ribuan peziarah dari berbagai daerah memadati kawasan Makam Bung Karno untuk mengikuti rangkaian acara ini.

Haul Bung Karno biasanya digelar pada 20 Juni, bertepatan dengan rangkaian Bulan Bung Karno yang diperingati sepanjang bulan tersebut. Pengajian akbar jadi acara puncak yang paling banyak menarik perhatian jamaah.

Rangkaian acara Bulan Bung Karno diawali dengan Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera dari Istana Gebang menuju Kantor Wali Kota Blitar. Prosesi ini menampilkan simbol-simbol kebangsaan yang diarak khidmat oleh ribuan peserta.

Haul Bung Karno, tradisi tahunan penuh haru tiap Juni

Setelah itu, dilanjutkan Grebeg Pancasila pada 1 Juni sebagai peringatan Hari Lahir Pancasila. Rangkaian ini melibatkan Upacara Budaya di Alun-Alun Kota Blitar hingga Kirab Gunungan Lima menuju Makam Bung Karno.

Pada 6 Juni, digelar brokohan dan pagelaran wayang kulit di Istana Gebang untuk memperingati hari lahir Bung Karno. Tahun ini bahkan turut diresmikan patung baru Bung Karno di kawasan Istana Gebang.

Puncak haul pada 20 Juni menghadirkan pengajian akbar yang mengundang para ulama dan tokoh nasional. Ribuan warga dari berbagai daerah, termasuk santri dan warga Nahdliyin, turut memadati kawasan makam untuk mengikuti prosesi ini.

Museum Bung Karno, simpan 2.200 koleksi bersejarah di Blitar

Semaan Al-Quran dengan puluhan khataman juga jadi bagian penting dari rangkaian haul, menghadirkan nuansa religius yang mendalam di tengah suasana khidmat kawasan pemakaman Sang Proklamator.

Selain pengajian, seminar city branding juga menjadi bagian dari agenda peringatan haul tahun ini, menunjukkan bahwa momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi wisata dan ekonomi Kota Blitar.

Sekarno Coffee Fest turut memeriahkan rangkaian Bulan Bung Karno, menghadirkan pengalaman ngopi sambil mengenang jejak sejarah perjuangan kemerdekaan lewat berbagai booth kopi lokal khas Blitar.

Makam Bung Karno resmi dibuka 24 jam, Pemkot Blitar siapkan layanan bagi peziarah

Bagi peziarah dari luar kota, penting mempersiapkan diri lebih awal mengingat kawasan Makam Bung Karno biasanya sangat padat saat momen haul berlangsung. Penginapan di sekitar kawasan juga cenderung penuh dipesan jauh hari.

Momen haul juga jadi berkah tersendiri bagi pelaku UMKM lokal, mulai dari pedagang oleh-oleh hingga kuliner khas Blitar yang ramai diserbu peziarah yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.

Dengan kekhidmatan dan skala yang terus membesar setiap tahun, haul Bung Karno tak hanya jadi ritual tahunan, tapi juga simbol penghormatan berkelanjutan terhadap jasa besar Sang Proklamator bagi bangsa Indonesia.

Masjid Ar Rahman Blitar, replika Masjid Nabawi di Jawa Timur

Sebelum berangkat, ada baiknya cek dulu ulasan pengunjung lain di Google Maps agar bisa menyesuaikan ekspektasi dengan kondisi terkini di lapangan.

Datang lebih pagi disarankan agar bisa menikmati suasana lebih tenang sebelum lokasi mulai dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan atau musim libur sekolah.

Jangan lupa membawa air minum dan bekal secukupnya, terutama jika lokasi yang dituju cukup jauh dari pusat kota dan minim warung di sekitarnya.

Fakta menarik Makam Bung Karno, ikon sejarah Kota Blitar

Bagi yang datang dari luar kota, disarankan menggunakan aplikasi peta digital untuk memudahkan perjalanan, mengingat sebagian lokasi berada di kawasan pedesaan dengan penunjuk jalan terbatas.

Musim kemarau umumnya jadi waktu terbaik untuk berkunjung, karena akses jalan lebih kering dan pemandangan lebih jernih tanpa gangguan kabut maupun hujan deras.

Selalu jaga kebersihan selama berwisata dengan tidak membuang sampah sembarangan, sebagai bentuk tanggung jawab bersama menjaga kelestarian destinasi wisata lokal Blitar.

6 wisata sejarah Bung Karno di Blitar yang wajib dikunjungi

Berbagi pengalaman lewat media sosial juga bisa membantu mempromosikan potensi wisata lokal, sekaligus memberi informasi terkini bagi calon pengunjung lain yang berencana datang.

Menyempatkan diri berbincang dengan warga atau pengelola setempat juga bisa jadi cara menarik menggali cerita dan informasi yang tidak tertulis di internet.

Sebelum berangkat, ada baiknya cek dulu ulasan pengunjung lain di Google Maps agar bisa menyesuaikan ekspektasi dengan kondisi terkini di lapangan.

Wisata religi Blitar: Destinasi ikonik yang kaya akan nilai sejarah dan budaya

Datang lebih pagi disarankan agar bisa menikmati suasana lebih tenang sebelum lokasi mulai dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan atau musim libur sekolah.

Jangan lupa membawa air minum dan bekal secukupnya, terutama jika lokasi yang dituju cukup jauh dari pusat kota dan minim warung di sekitarnya.

Bagi yang datang dari luar kota, disarankan menggunakan aplikasi peta digital untuk memudahkan perjalanan, mengingat sebagian lokasi berada di kawasan pedesaan dengan penunjuk jalan terbatas.

10 tempat wisata Blitar yang wajib dikunjungi, dari Candi Penataran hingga Kampung Coklat

Lihat Semua Artikel Bicara Blitar
×