Artikel Berita
Beranda » Pelantikan Raya PMII UNU Blitar, Ketua Komisariat dorong penguatan ideologi dan perlindungan kader di kampus

Pelantikan Raya PMII UNU Blitar, Ketua Komisariat dorong penguatan ideologi dan perlindungan kader di kampus

Ahmad Kafiy, Ketua PMII UNU Blitar memberikan Sambutan Pelantikan (Dok.PMII UNU Blitar)

Blitar – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar menggelar Pelantikan Raya Pengurus Komisariat dan Rayon yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU), Sabtu 17 Januari 2026, bertempat di Gedung Kusumo Wicitro, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan arah gerakan PMII UNU Blitar, khususnya dalam penguatan ideologi kader dan perlindungan hak mahasiswa untuk berorganisasi secara bebas dan bertanggung jawab di lingkungan kampus.

Dalam pelantikan tersebut, Ahmad Kafiy resmi dilantik sebagai Ketua PMII Komisariat UNU Blitar periode 2026 bersama jajaran pengurus komisariat dan rayon.

Fakta mengejutkan stasiun kereta api di Blitar yang jarang diketahui

Pelantikan dihadiri oleh pimpinan kampus, di antaranya Dr. Arif Muzayyin Sofwan, M.Pd.I selaku Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) dan Fatra Nonggala Putra, M.Kom selaku Dekan Fakultas Ilmu Ekonomi (FIE), serta kader PMII dari berbagai tingkatan.

Dalam sambutannya, Ketua Komisariat PMII UNU Blitar, Ahmad Kafiy, menegaskan bahwa pelantikan bukan hanya seremoni, melainkan awal tanggung jawab kader dalam menjaga ideologi PMII dan memperkuat kaderisasi di kampus. Ia menekankan pentingnya penguatan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah sebagai fondasi gerakan PMII.

Selain itu, ia juga meminta dukungan nyata dari pihak kampus agar mahasiswa yang aktif di PMII mendapatkan perlindungan dan ruang yang adil dalam menjalankan aktivitas organisasi.

KOPRI PC PMII Blitar dukung langkah KOPRI PKC PMII Jatim kawal penyelesaian kasus kekerasan seksual

“Kami mendorong penguatan ideologi kader sekaligus meminta kampus hadir melindungi mahasiswa yang berorganisasi, termasuk menertibkan oknum dosen yang melakukan intervensi terhadap kader PMII,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Arif Muzayyin Sofwan, M.Pd.I menyampaikan bahwa pihak fakultas dan kampus berkomitmen menjaga iklim akademik yang sehat dan menghargai kebebasan mahasiswa dalam berorganisasi.

“Kami akan menertibkan dosen-dosen yang melakukan intervensi terhadap mahasiswa. Perlu dipahami pula bahwa tidak semua dosen memiliki latar belakang organisasi kemahasiswaan, sehingga perbedaan pandangan harus disikapi dengan bijak,” ujarnya.

Dinas Perkebunan Jatim digeruduk mahasiswa soal dugaan potongan anggaran perjalanan dinas dan pengadaan

Sementara itu, Sahabat Mukhtarun Niam, selaku Mabinkom PMII UNU Blitar sekaligus Ketua PMII Cabang Blitar periode 2022–2023, menegaskan bahwa keberadaan PMII memiliki peran strategis bagi UNU Blitar.

“UNU akan selalu berjaya jika PMII di UNU tetap terjaga. Jika PMII di UNU tidak baik-baik saja, itu menjadi tanda bahwa UNU juga sedang tidak baik-baik saja. PMII adalah satu-satunya organisasi mahasiswa ekstra kampus yang lahir dari rahim NU,” tegasnya.

Pelantikan Raya yang dirangkaikan dengan peringatan Harlah NU ini diharapkan menjadi titik awal penguatan soliditas organisasi, penjagaan ideologi kader, serta sinergi yang lebih kuat antara PMII dan pihak kampus demi terwujudnya lingkungan akademik yang sehat dan berkeadaban. (Ke)

Wujudkan tertib organisasi, PC PMII Blitar gelar Pelatihan Administrasi dan Tadarus Kaderisasi

×