Artikel

Cafe estetik Blitar favorit anak muda buat nongkrong

Blitar – Scene cafe di Blitar dalam dua tahun terakhir berubah drastis. Dari yang dulu didominasi warung kopi sederhana, kini Kota dan Kabupaten Blitar punya deretan cafe estetik yang siap bersaing dengan Malang dan Surabaya.

Tren ini bukan kebetulan. Setidaknya ada tiga faktor pendorong, mulai dari pulangnya generasi muda Blitar dari kota besar yang membawa selera desain interior baru, naiknya kelas menengah lokal yang mencari “third place” di luar rumah dan kantor, hingga peran TikTok dan Instagram yang membuat cafe baru bisa viral hanya dalam hitungan hari.

Salah satu yang paling populer adalah Roketto Coffee & Co, berlokasi di Jalan Veteran Nomor 141, Sananwetan. Cafe ini menawarkan konsep nongkrong 24 jam dengan suasana urban modern, menu andalan seperti Gelato Durian, Red Velvet Latte, dan Smoked Beef Pizza jadi favorit pengunjung dengan harga kisaran Rp25.000 sampai Rp50.000.

Alun-Alun Kota Blitar, jantung aktivitas warga tiap malam

Ada juga Nata Coffee & Eatery yang cocok untuk kamu yang suka ambience cozy dipadukan hiburan musik live. Area indoor dan outdoor-nya dihiasi lampu gantung dan dekorasi kayu hangat yang bikin betah berlama-lama.

Bergeser ke Jalan S. Supriadi Nomor 56, Bendogerit, Sananwetan, ada cafe dengan konsep interior elegan dan pencahayaan lembut. Tempat ini cocok baik untuk nongkrong keluarga maupun rapat santai bareng kolega.

Buat pencinta nuansa vintage, cafe di Jalan Sultan Agung Nomor 90, Sananwetan, bisa jadi pilihan. Letaknya strategis di pusat kota dan suasana lawasnya cocok untuk nostalgia bareng teman-teman lama.

Aset Pemkab Blitar disulap jadi kafe Onderan, ini ceritanya

De Classe Gelato & Coffee juga masuk daftar cafe paling hits di Blitar. Tempat ini memadukan konsep coffee shop modern dengan pilihan gelato premium, cocok untuk nongkrong santai bersama teman maupun keluarga.

Ada pula Nostimos Coffee di Jalan Raya Kuningan, Kecamatan Kanigoro, yang mengusung interior minimalis dengan pencahayaan hangat. Cocok untuk kerja maupun sekadar bersantai sore hari.

Sementara Mars Coffee di Jalan Semeru, Babadan, Kecamatan Wlingi, menawarkan suasana semi outdoor dengan pemandangan terbuka. Spot ini jadi favorit para pemburu sunset yang ingin ngopi sambil menikmati langit senja.

Rekomendasi cafe hits di Blitar buat nongkrong santai

Tubi Café di Jalan Raya Tulungagung-Blitar, Minggirsari, juga tak kalah ramai. Interior kayu dengan pencahayaan lembut menghadirkan kesan estetik yang cocok baik untuk bersantai maupun bekerja dari cafe.

Menariknya, mayoritas cafe estetik di Blitar mematok harga yang cukup ramah di kantong, mulai Rp15.000 hingga Rp50.000 per menu. Hal ini membuat budaya nongkrong cafe makin membudaya di kalangan pelajar dan pekerja muda Blitar.

Dengan pertumbuhan yang begitu cepat, tak berlebihan jika Blitar disebut sebagai salah satu kota dengan geliat cafe estetik tercepat di Jawa Timur saat ini.

Tren kopi susu kekinian serbu kafe-kafe Muda di Blitar

Pertumbuhan cafe estetik ini juga membuka lapangan kerja baru bagi anak muda Blitar, mulai dari barista, desainer interior, hingga content creator yang khusus menangani promosi media sosial cafe.

Beberapa pemilik cafe bahkan mengaku terinspirasi dari pengalaman merantau di Malang, Surabaya, atau Jakarta sebelum akhirnya memutuskan pulang kampung dan membuka usaha di Blitar dengan konsep kekinian.

Persaingan yang semakin ketat membuat masing-masing cafe berlomba menghadirkan diferensiasi, baik dari sisi menu, interior, maupun pengalaman pelanggan. Hal ini tentu menguntungkan konsumen karena pilihan semakin variatif dengan kualitas yang terus meningkat.

7 cafe estetik di Blitar yang wajib dikunjungi anak muda pada 2026

Ke depan, geliat cafe estetik di Blitar diprediksi akan terus tumbuh seiring makin banyaknya generasi muda yang menjadikan nongkrong di cafe sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Bagi wisatawan dari luar kota, mampir ke salah satu cafe estetik ini juga bisa jadi cara menikmati sisi lain Blitar yang lebih modern, sebagai pelengkap setelah mengunjungi destinasi wisata sejarah di kota kelahiran Bung Karno.

Rekomendasi terbaik adalah datang di jam-jam tidak terlalu ramai, seperti pagi hari sekitar pukul 9 atau siang menjelang sore, supaya bisa lebih leluasa menikmati suasana dan berfoto tanpa terburu-buru karena antrean pengunjung.

Pada akhirnya, pilihan cafe estetik yang beragam ini membuktikan bahwa gaya hidup ngopi kekinian kini bukan lagi monopoli kota-kota besar seperti Malang atau Surabaya saja.

Berita Terbaru

Lihat Semua Artikel Bicara Blitar
×