Artikel Pop Culture
Beranda » Agrowisata Belimbing Karangsari, wisata petik buah di Blitar

Agrowisata Belimbing Karangsari, wisata petik buah di Blitar

Penanaman pohon buah di Kali Karplos, Kota Blitar, 25 April 2025.
Penanaman pohon buah di Kali Karplos, Kota Blitar, 25 April 2025. (Foto: Bicarablitar.com)

Blitar – Bagi yang mencari wisata keluarga dengan konsep edukasi pertanian, Agrowisata Belimbing Karangsari di Kota Blitar bisa menjadi pilihan menarik. Berlokasi di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo, destinasi ini menawarkan pengalaman langsung memetik buah belimbing dari pohonnya, hanya berjarak sekitar 2-4 kilometer dari pusat kota.

Belimbing Merah, Varietas Unggulan Khas Karangsari

Belimbing yang ditanam di kawasan ini merupakan varietas Belimbing Karangsari Merah, dikenal berukuran besar dengan rasa manis segar. Pengunjung bisa memetik langsung buah dari kebun seluas beberapa hektare, kemudian menikmatinya di tempat atau membawanya pulang dengan sistem penimbangan sesuai berat buah yang diambil.

Lahir dari Semangat Warga Setempat

Agrowisata ini lahir dari inisiatif warga setempat yang memanfaatkan lahan bengkok atau tanah milik pemerintah kelurahan seluas sekitar 5 hektare untuk ditanami pohon belimbing. Sistem sewa lahan yang diterapkan pun unik, dihitung berdasarkan jumlah pohon yang ditanam, bukan berdasarkan luas lahan yang digunakan petani.

Cara cek kode pos kecamatan di Kabupaten dan Kota Blitar

Dampak Positif bagi Ekonomi Warga

Penelitian akademik dari mahasiswa Institut Teknologi Nasional Malang menunjukkan keberadaan agrowisata ini memberi dampak sosial ekonomi signifikan bagi warga Karangsari. Banyak warga yang sebelumnya bekerja serabutan kini memiliki mata pencaharian baru, seperti berjualan hasil panen belimbing maupun produk olahannya, sekaligus mendorong perbaikan infrastruktur dan fasilitas umum di kawasan sekitar.

Fasilitas Lengkap untuk Wisata Keluarga

Selain memetik buah, pengunjung juga bisa menikmati welcome drink sari belimbing racikan warga sekitar, didampingi pemandu selama berkeliling kebun. Agrowisata ini juga menyediakan wahana outbound untuk anak-anak, mulai dari paket Little Star hingga Star Wars Adventure, dengan tarif mulai Rp15 ribu hingga Rp275 ribu tergantung paket yang dipilih. Fasilitas ini menjadikan Agrowisata Belimbing Karangsari destinasi favorit bagi rombongan sekolah, terutama jenjang TK dan PAUD yang ingin belajar sambil bermain di alam terbuka.

Dengan dukungan riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas belimbing, agrowisata ini diharapkan terus berkembang sebagai ikon wisata pertanian sekaligus penggerak ekonomi kreatif warga Kota Blitar.

Makam Bung Karno resmi dibuka 24 jam, Pemkot Blitar siapkan layanan bagi peziarah

Cocok untuk Wisata Edukasi Sekolah

Selain rombongan keluarga, Agrowisata Belimbing Karangsari juga kerap dikunjungi rombongan sekolah yang ingin mengenalkan konsep pertanian secara langsung kepada peserta didik. Pengelola bahkan berencana menjalin koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan Kota Blitar agar kunjungan edukasi semacam ini bisa terintegrasi dengan kurikulum pembelajaran di sekolah-sekolah sekitar.

Bagi yang berencana berkunjung, disarankan datang saat akhir pekan atau hari libur, mengingat destinasi ini biasanya beroperasi optimal pada momen tersebut untuk mengakomodasi lonjakan pengunjung yang ingin menikmati suasana kebun sekaligus memetik belimbing segar langsung dari pohonnya.

Ikon Buah Unggulan Kota Blitar

Keberadaan Agrowisata Belimbing Karangsari juga menegaskan posisi belimbing sebagai salah satu produk pertanian unggulan Kota Blitar, melengkapi identitas kota yang selama ini lebih dikenal lewat sejarah dan wisata religi. Dengan terus dijaga kualitas dan promosinya, buah belimbing Karangsari berpotensi menjadi oleh-oleh khas yang semakin dikenal luas di luar wilayah Blitar.

Blitar itu di mana? Ini penjelasan lengkap dan detailnya

×