Berita

Muktamar ke-35 NU usung tema Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa

Muktamar ke-35 NU usung tema Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa

Blitar – Panitia pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama secara resmi telah meluncurkan tema dan logo hajatan akbar ini. Peluncuran dilakukan dalam rapat koordinasi Panitia Pelaksana yang digelar di Aula Kantor Pusat Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 16 Juli 2026.

Muktamar ke-35 NU mengusung tema ‘Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa’. Tema tersebut dirancang untuk mencerminkan komitmen Nahdlatul Ulama dalam menjaga kehormatan organisasi, sekaligus meningkatkan kontribusinya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Filosofi di balik pemilihan tema

Pemilihan frasa ‘menjaga marwah’ dalam tema tersebut merujuk pada semangat mempertahankan kehormatan dan martabat organisasi di tengah dinamika sosial-politik yang terus berkembang. Sementara ‘memperkaya khidmat’ menegaskan komitmen NU untuk terus memperluas pengabdian kepada umat dan bangsa.

Delapan nama ramaikan bursa calon Ketua Umum PBNU jelang Muktamar ke-35

Muktamar kali ini juga menjadi tonggak penting karena berlangsung pada awal abad kedua perjalanan organisasi Nahdlatul Ulama, yang didirikan pada 1926. Momentum ini menjadikan tema yang diusung memiliki makna reflektif sekaligus proyektif ke depan.

Persiapan panitia sudah capai 85 persen

Bersamaan dengan peluncuran tema dan logo, panitia menyampaikan bahwa persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU telah mencapai sekitar 85 persen. Berbagai aspek teknis, mulai dari venue sidang, akomodasi peserta, hingga skema keamanan terus dimatangkan menjelang hari pelaksanaan.

Persiapan infrastruktur di Tambakberas dilaporkan mencakup akomodasi untuk lebih dari 3.000 peserta yang tersebar di 27 titik strategis yang telah dipetakan panitia, memastikan kelancaran mobilitas ribuan Nahdliyin yang akan hadir dari berbagai penjuru Indonesia.

Jadwal lengkap Muktamar ke-35 NU, dibuka Presiden Prabowo di Lapangan Untung Suropati

Simbol harapan bagi seluruh Nahdliyin

Logo resmi Muktamar ke-35 NU turut dirilis bersamaan dengan tema, menampilkan elemen visual yang merepresentasikan identitas NU sebagai organisasi keagamaan yang berakar pada tradisi pesantren namun tetap adaptif terhadap perkembangan zaman.

Bagi warga Nahdliyin di berbagai daerah termasuk Kabupaten Blitar, tema dan logo ini menjadi simbol harapan bahwa Muktamar ke-35 dapat melahirkan kepengurusan dan arah kebijakan yang semakin memperkuat peran NU di tengah masyarakat pada lima tahun mendatang.

Makna warna dan elemen visual logo

Logo resmi Muktamar ke-35 NU dirancang dengan memadukan elemen kaligrafi khas pesantren dan warna-warna yang identik dengan bendera Nahdlatul Ulama, mencerminkan harmoni antara tradisi lama dan semangat pembaruan organisasi di usia lebih dari seabad.

PBNU resmi tetapkan Tambakberas Jombang jadi tuan rumah Muktamar ke-35

Setiap elemen dalam logo tersebut dirancang tidak sekadar sebagai identitas visual, tetapi juga mengandung filosofi mendalam yang menggambarkan cita-cita besar NU dalam menjaga marwah organisasi sekaligus memperluas manfaat bagi kemaslahatan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Sosialisasi tema ke seluruh tingkat kepengurusan

Panitia turut menyosialisasikan tema dan logo resmi ini ke seluruh jajaran kepengurusan NU di berbagai tingkatan, mulai dari PWNU, PCNU, hingga Majelis Wakil Cabang, agar seluruh elemen organisasi memiliki pemahaman yang seragam menjelang pelaksanaan Muktamar.

Peluncuran tema dan logo ini turut disambut antusias oleh berbagai media massa nasional maupun lokal yang mulai gencar memberitakan persiapan Muktamar ke-35 NU, mengingat besarnya perhatian publik terhadap forum permusyawaratan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini.

Sekolah di daerah terpencil terima program pemberian tablet digital gratis

Warga Nahdliyin di berbagai daerah turut menyambut baik tema yang diusung, menilai frasa ‘menjaga marwah’ sangat relevan dengan tantangan organisasi keagamaan di tengah dinamika sosial politik yang terus berkembang pada saat ini.

Panitia berharap tema dan logo yang telah diluncurkan dapat terus menggema hingga ke tingkat akar rumput, menjadi pengingat bersama akan pentingnya menjaga marwah organisasi di tengah tantangan zaman yang terus berubah.

Antusiasme di media sosial

Tagar seputar Muktamar ke-35 NU turut ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial sejak peluncuran tema dan logo, menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap forum permusyawaratan tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia ini.

Smelter nikel baru beroperasi, catat rekor ekspor terbesar tahun ini

Berbagai akun resmi NU di tingkat wilayah dan cabang turut aktif menyosialisasikan tema dan logo Muktamar melalui kanal digital masing-masing, memastikan informasi dapat menjangkau warga Nahdliyin hingga ke pelosok daerah, termasuk di Kabupaten Blitar.

Melalui tema dan logo yang telah resmi diluncurkan ini, seluruh elemen NU diajak untuk bersama-sama menyambut Muktamar ke-35 dengan semangat kekhidmatan dan kebersamaan yang tinggi.

Foto: Logo resmi Muktamar ke-35 NU yang diluncurkan panitia dalam rapat koordinasi di Tambakberas, Jombang.

Pelabuhan rakyat di pesisir selatan diperluas untuk meningkatkan produktivitas nelayan

Lihat Semua Artikel Bicara Blitar
×