Artikel

Street food Blitar yang wajib disambangi pemburu kuliner jalanan

Blitar – Menjelajahi kuliner jalanan di Blitar bagaikan petualangan rasa yang tak terlupakan. Setiap gigitan menawarkan sensasi berbeda, dari jajanan tradisional yang lekat dengan budaya hingga hidangan modern dengan sentuhan lokal.

Destinasi paling populer tentu saja Merdeka Street Food yang berlokasi di Jalan Merdeka Nomor 165, Kelurahan Kepanjenkidul. Lokasinya sangat strategis, hanya berjarak sekitar 350 meter atau satu menit jalan kaki dari Alun-Alun Blitar.

Di sini pengunjung bisa menemukan berbagai jenis makanan enak dengan menu kekinian yang digemari anak muda. Total ada 23 tenant yang menyajikan hidangan mulai dari dimsum berbagai topping, kebab, pizza, hingga sushi.

Kuliner malam Jalan Merdeka, spot favorit warga Blitar

Jam operasionalnya cukup panjang, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB setiap hari, sehingga cocok dikunjungi baik siang maupun malam hari. Suasananya pun ramai layaknya food court di kota besar namun dengan harga yang jauh lebih merakyat.

Beralih ke Jalan Kenanga, Kepanjen Kidul, ada kawasan kuliner jalanan yang menyajikan jajanan murah dan lezat. Pengunjung bisa menemukan cilok, roti bakar, sate, telur gulung, bakaran, hingga aneka minuman segar dengan harga mulai Rp9.000 hingga Rp16.000.

Pujasera Asumi di Jalan Imam Bonjol Nomor 85, Sananwetan, juga jadi rujukan bagi yang ingin mencicipi berbagai masakan Nusantara. Menu yang tersedia beragam, mulai dari nasi goreng, mie goreng, soto, sate, hingga aneka jajanan tradisional.

Jajanan kekinian anak muda Blitar 2026, bukan cuma pecel dan soto

Kawasan “Bok” atau “Pojok” juga terkenal sebagai surganya street food pedas di malam hari. Menu andalan seperti olahan uritan, lele, dan ayam pedas ekstrem selalu memicu antrean panjang para pemburu sensasi pedas.

Cilok Pak Tohir jadi salah satu jajanan viral yang wajib dicoba saat menjelajah street food Blitar. Meski selalu ramai antrean, pelayanannya terbilang cepat sehingga pengunjung tak perlu menunggu terlalu lama.

Tak ketinggalan, angkringan juga menjelma jadi bagian dari street food scene Blitar. Angkringan Blok M di Kelurahan Sentul misalnya, menghadirkan variasi menu dari pecel, mie ayam, hingga soto dengan harga mulai Rp2.000 saja.

10 kuliner khas Blitar yang wajib dicoba, dijamin bikin ketagihan

Bagi pecinta jajanan tradisional, es dawet khas Blitar juga jadi pelengkap sempurna saat berburu street food di siang hari yang terik. Rasa manis segarnya cocok dinikmati usai puas mencicipi berbagai jajanan pedas dan gurih.

Menjelajah kuliner jalanan Blitar juga jadi cara murah meriah mengenal budaya lokal lebih dekat. Setiap sudut kota menyimpan cerita rasa yang berbeda, menciptakan pengalaman kuliner yang autentik bagi siapa saja yang berkunjung.

Dengan harga yang ramah di kantong dan variasi menu yang terus bertambah, street food Blitar layak jadi agenda wajib bagi wisatawan maupun warga lokal yang ingin memanjakan lidah tanpa menguras dompet.

Kuliner nusantara: Menelusuri rasa tradisional yang menyelinap di balik lorong waktu

Selain rasa yang autentik, harga terjangkau jadi daya tarik utama street food Blitar dibanding restoran modern. Dengan budget di bawah Rp50.000, pengunjung sudah bisa mencicipi berbagai menu sekaligus tanpa perlu khawatir menguras kantong.

Kebersihan dan kenyamanan tempat juga semakin diperhatikan pengelola street food modern seperti Merdeka Street Food. Konsep food court yang tertata rapi membuat pengunjung lebih nyaman menikmati santapan tanpa mengorbankan cita rasa jalanan yang otentik.

Bagi yang datang bersama keluarga, area street food umumnya cukup ramah anak dengan tempat duduk lapang dan suasana yang tidak terlalu bising. Cocok dijadikan destinasi wisata kuliner akhir pekan bersama orang tersayang.

Ikan Uceng khas Blitar, kuliner gurih yang mulai langka

Dengan kekayaan pilihan yang terus bertambah, street food Blitar layak masuk daftar wajib kunjung bagi siapa saja yang mengaku pencinta kuliner jalanan otentik khas Jawa Timur.

Selamat berburu street food, dan jangan lupa datang dengan perut kosong agar bisa mencicipi lebih banyak menu tanpa merasa cepat kenyang.

Sebelum berangkat, ada baiknya cek dulu ulasan pengunjung lain di Google Maps agar bisa menyesuaikan ekspektasi dengan kondisi terkini di lapangan.

Bawa uang tunai secukupnya karena tidak semua tempat menyediakan pembayaran nontunai, terutama warung-warung kecil di pinggir jalan maupun pedesaan.

Datang bersama rombongan bisa jadi cara seru untuk mencicipi lebih banyak varian menu sekaligus, sehingga pengalaman kuliner terasa lebih lengkap dan menyenangkan.

Berita Terkait

Lihat Semua Artikel Bicara Blitar
×