Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian menggelar kegiatan Community Gathering bertema “Sambung Roso Pemkab Blitar dan Insan Pers” sekaligus peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M di Pendopo Ronggo Hadi Negara, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama.
Acara ini dihadiri jajaran pemerintah daerah, insan pers, serta para influencer yang selama ini menjadi mitra komunikasi Pemkab Blitar. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berupaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat sinergi dengan media dalam menyampaikan berbagai informasi pembangunan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan rasa terima kasih kepada para insan media yang selama ini telah membantu menyebarkan berbagai informasi terkait kegiatan dan program pemerintah daerah.
“Peranan media sangat luar biasa. Apa yang dilakukan pemerintah tidak akan diketahui masyarakat luas tanpa peran teman-teman media. Media juga menjadi alat kontrol bagi kami agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rijanto.
Menurutnya, kritik yang disampaikan media juga menjadi bagian penting bagi pemerintah dalam melakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan dan program pembangunan.
“Media sangat bagus, sangat luar biasa. Termasuk kritiknya ada yang pedas-pedas, ya saya terima saja. Kritik itu penting agar kami bisa terus memperbaiki diri,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rijanto juga menceritakan padatnya agenda kegiatan yang ia jalani dalam beberapa hari terakhir. Mulai dari kegiatan pameran Ramadan, silaturahmi rohani bersama Korpri, Musrenbang, hingga kegiatan pembagian ribuan takjil kepada masyarakat.
Selain menjadi ajang silaturahmi dengan insan media, kegiatan tersebut juga diisi dengan siraman rohani dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an. Tausiyah disampaikan oleh KH Ahmad Sultan M.Pd yang mengajak para hadirin untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.
Menjelang akhir sambutannya, Rijanto juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan perjalanan menjelang Idulfitri, terutama saat masa mudik Lebaran.
“Operasi Ketupat ini tujuannya untuk melayani dan melindungi masyarakat. Jadi saya berharap masyarakat tetap berhati-hati agar perjalanan mudik berjalan aman dan lancar,” katanya.
Ia juga menyinggung pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama di Kabupaten Blitar, terutama ketika berbagai perayaan keagamaan berlangsung dalam waktu yang berdekatan.
Kegiatan Community Gathering tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama serta berbuka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan di bulan suci Ramadan.

