PAM JAYA menggelar Sosialisasi dan Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Jakarta pada Selasa, 5 Agustus 2026, sebagai langkah memperkuat budaya keselamatan kerja di seluruh proyek pembangunan dan perbaikan jaringan air bersih. Kegiatan ini dihadiri Komisaris Utama PAM JAYA Prasetyo Marsudi, jajaran direksi, serta perusahaan mitra kerja yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi dan operasional.
Direktur Strategi dan Bisnis PAM JAYA, Anugrah Esa, menegaskan bahwa berbagai kejadian yang pernah terjadi di lapangan menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk memiliki kepedulian dan disiplin yang sama dalam menerapkan K3 sebagai budaya kerja, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif.
Target Zero Accident di Tengah Ekspansi Jaringan
Direktur Teknik PAM JAYA, Akhmad Santika, mengatakan bahwa dalam beberapa tahun ke depan PAM JAYA akan membangun sekitar 7.000 kilometer jaringan pipa baru untuk melengkapi jaringan perpipaan yang saat ini telah mencapai sekitar 13.000 kilometer. Skala pembangunan yang besar ini harus diimbangi dengan pengawasan yang semakin ketat terhadap pelaksanaan K3 di lapangan.
Percepatan pembangunan infrastruktur untuk mencapai target 100 persen cakupan layanan perpipaan pada 2029, ditambah kondisi sebagian jaringan pipa yang telah berusia lebih dari satu abad, membuat setiap pekerjaan di lapangan memiliki tantangan keselamatan tersendiri.
Sistem Monitoring dan Akuntabilitas Mitra
Santika menjelaskan bahwa PAM JAYA sedang menyusun sistem monitoring pekerjaan lapangan untuk memperkuat pengawasan terhadap seluruh mitra kerja. Ke depan, identitas mitra akan dicantumkan pada standar pelindung diri maupun barrier di setiap lokasi pekerjaan agar akuntabilitas semakin jelas.
\”Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, sehingga seluruh mitra harus memiliki kepedulian yang sama terhadap penerapan K3 tanpa terkecuali,\” ujar Santika dalam sambutannya.
Komitmen Bersama Seluruh Mitra Kerja
Komisaris Utama PAM JAYA, Prasetyo Marsudi, mengingatkan bahwa seluruh mitra kerja yang menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur PAM JAYA harus memiliki komitmen yang sama dalam mengutamakan keselamatan, karena bekerja bersama PAM JAYA berarti juga ikut menjaga kepentingan pelanggan.
Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan komitmen oleh para perusahaan mitra sebagai bentuk kesepakatan bersama untuk menjadikan implementasi K3 sebagai bagian dari budaya kerja di setiap pelaksanaan proyek. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keselamatan pekerja di lapangan sekaligus memastikan layanan air bersih tetap mengalir tanpa gangguan kepada pelanggan di seluruh Jakarta.
Penguatan budaya K3 ini juga sejalan dengan tren peningkatan proyek infrastruktur air bersih di berbagai kota besar Indonesia, di mana keselamatan pekerja lapangan kian menjadi sorotan seiring makin masifnya pembangunan jaringan utilitas bawah tanah. Dengan sistem monitoring yang lebih ketat, PAM JAYA berharap risiko kecelakaan kerja bisa diminimalkan sekaligus mempercepat capaian target layanan air bersih 100 persen bagi warga Jakarta pada 2029.

