Artikel Pop Culture

Endank Soekamti dan konsistensi merilis album lewat era Funraise

Endank Soekamti dan konsistensi merilis album lewat era Funraise
Ilustrasi AI/Bicara Blitar

Blitar – Endank Soekamti merupakan salah satu band asal Yogyakarta yang dikenal luas berkat konsistensinya berkarya di industri musik Indonesia selama bertahun-tahun. Pada 16 Oktober 2023, band ini merilis album ke-11 mereka bertajuk ‘Funraise’ yang berisi 25 lagu.

Jumlah lagu yang cukup banyak dalam satu album menunjukkan produktivitas tinggi Endank Soekamti dalam berkarya, sebuah hal yang tidak banyak dilakukan band lain di skena musik indie maupun arus utama Indonesia.

Basis penggemar yang loyal dan militan

Endank Soekamti dikenal memiliki basis penggemar yang sangat loyal, terorganisir dalam berbagai komunitas di berbagai kota. Loyalitas penggemar semacam ini menjadi salah satu kunci band indie mampu bertahan lama di industri musik tanpa terlalu bergantung pada label besar.

White Rose, band pop punk Bali yang bertahan sejak 2007

Strategi band ini yang cenderung independen dalam berbagai lini bisnis musik, mulai dari produksi hingga distribusi merchandise, turut menjadi contoh bagi band-band indie generasi baru dalam membangun ekosistem bisnis musik yang berkelanjutan.

Fakta unik

Fakta menarik, nama album ‘Funraise’ yang dirilis Endank Soekamti mengombinasikan kata ‘fun’ dan ‘raise’, mencerminkan semangat kegembiraan sekaligus perjuangan yang konsisten mereka usung sepanjang karier bermusik.

SATCF, band punk rock Malang yang rilis singel bertepatan Hari Kemerdekaan
Lihat Semua Artikel Bicara Blitar
×