Pada 22 tahun lalu, tepatnya 12 Juli 2004, PSBI Blitar membuka kompetisi Divisi II Regional Jatim dengan menawan.
Skuad asuhan Yusuf Ekodono ini sukses membantai tuan rumah Persenga Nganjuk dengan skor telak 6-0 langsung di Stadion Anjuk Ladang kemarin.
Kemenangan itu otomatis membuat Margono cs melesat ke pucuk klasemen sementara Grup C.
Pesta gol PSBI dibagi dalam dua babak: dua gol di babak pertama, dan empat gol tambahan di babak kedua. Masing-masing satu gol dicetak oleh Risdianto Ambon, Eko, Bambang PJ, Yusuf, Andik, dan Noval.
Meski diteror ratusan suporter tuan rumah, mental penggawa PSBI tidak gembos. Mereka justru tampil lepas dan mendominasi jalannya pertandingan.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, PSBI langsung tancap gas lewat variasi serangan dari sektor sayap maupun lini tengah yang membuat pertahanan Nganjuk kocar-kacir. Dua gol keunggulan bertahan hingga turun minum.
Masuk babak kedua, intensitas serangan PSBI makin gila. Bombardir serangan mematikan sukses menambah empat gol lagi ke gawang Persenga.
Skor 6-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Pelatih PSBI, Yusuf Ekodono, mengaku puas karena pemainnya mampu keluar dari tekanan mental laga tandang.
“Kemenangan ini tak lain karena kami bisa bermain dalam performa yang baik,” ujar mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut kepada seperti dikutip Radar Sport, waktu itu.
Hasil maksimal ini menjadi modal motivasi besar bagi PSBI sebelum melakoni laga berat berikutnya, yaitu away menantang Perseta Tulungagung pada Rabu, 14 Juli mendatang.

