BLITAR – Suasana Blitaria Expo 2026 semakin meriah dengan kehadiran Majelis Sabilu Taubah yang menghadirkan KH Agus Muhammad Iqdam atau Gus Iqdam, Sabtu (8/8/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 yang digelar di kawasan Alun-Alun Kanigoro.
Ribuan masyarakat hadir untuk mengikuti majelis sekaligus mendengarkan tausiah yang disampaikan Gus Iqdam. Kegiatan berlangsung dalam suasana religius dan penuh kebersamaan, dengan dihadiri sejumlah tokoh agama, jajaran pemerintah daerah, serta masyarakat dari berbagai wilayah.
Bupati Blitar Rijanto dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyambut kehadiran Gus Iqdam beserta keluarga dan para tokoh agama yang turut hadir dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Blitar.
Menurut Rijanto, Blitaria Expo 2026 tidak hanya dirancang sebagai agenda hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menggerakkan perekonomian masyarakat, memperkenalkan potensi daerah, sekaligus memperkuat seni, budaya, persatuan, dan kerukunan masyarakat.
“Tujuannya yaitu menggerakkan ekonomi masyarakat, mengembangkan seni budaya dan menambah kekuatan kita, kerukunan kita,” ujar Rijanto dalam sambutannya.
Ia mengatakan, berbagai kegiatan telah disiapkan dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702. Selain Blitaria Expo yang menghadirkan pameran UMKM dan hiburan, terdapat pula kontes ternak sapi dan kambing serta berbagai pertunjukan seni dan budaya.
Sebelumnya, Blitaria Expo juga dimeriahkan penampilan Happy Asmara dan pertunjukan drama. Rangkaian kegiatan tersebut masih akan berlanjut dengan sejumlah agenda lain, termasuk pertunjukan wayang kulit serta tradisi budaya Tiban dan Siraman Gong Kyai Pradah.
Rijanto berharap seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Blitar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama Wakil Bupati Blitar Beky Herdiansyah akan terus melakukan evaluasi agar setiap kegiatan yang digelar tidak berhenti sebagai acara seremonial.
“Setiap kegiatan hari jadi ini, apa pun kegiatan yang kita lakukan, kita harapkan bisa berdampak terhadap kehidupan masyarakat menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rijanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, perusahaan, serta berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702.
Ia berharap dukungan dan kerja sama tersebut dapat terus terjaga sehingga berbagai kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, kehadiran Majelis Sabilu Taubah bersama Gus Iqdam menjadi salah satu momen yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selain menjadi ruang untuk memperkuat kegiatan keagamaan, acara tersebut juga mempertemukan masyarakat dalam suasana kebersamaan di tengah rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Blitar.
Salah satu jamaah, Febi, yang mendapat kesempatan menyampaikan pertanyaan dan masukan kepada Bupati Blitar, mengaku mengapresiasi respons yang diberikan pemerintah daerah.
Menurutnya, penyampaian aspirasi secara langsung menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana pemerintah menanggapi kebutuhan warga.
“Pak Bupati sangat respek kepada masyarakat. Tadi masukan yang disampaikan langsung ditanggapi, sehingga kami merasa aspirasi masyarakat benar-benar didengar. Semoga apa yang disampaikan dan direncanakan Pak Bupati bisa terwujud dan dilancarkan,” ujar Febi.
Febi juga berharap Bupati Blitar bersama Wakil Bupati dapat terus diberikan kesehatan sehingga mampu menjalankan tugas dan membimbing masyarakat Kabupaten Blitar.
Ia menilai komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat perlu terus dijaga agar pembangunan daerah dapat berjalan sesuai kebutuhan warga.
Pemerintah Kabupaten Blitar mengusung semangat “Blitar Manggih Raharja, Blitar Kuncoro, Blitar Berjaya” dalam peringatan Hari Jadi ke-702. Semangat tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui pembangunan daerah yang semakin baik sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang.

