Artikel Pop Culture
Beranda » 5 kebiasaan finansial yang wajib dimulai sejak usia 20-an

5 kebiasaan finansial yang wajib dimulai sejak usia 20-an

Foto : Uang sebagai alat tukar dalam ilmu ekonomi (economicsonline.com)
Uang sebagai alat tukar dalam ilmu ekonomi (Foto: economicsonline.com)

Usia 20-an sering disebut sebagai momen paling tepat untuk mulai membangun kebiasaan finansial yang sehat, mengingat di rentang usia ini banyak orang baru memasuki dunia kerja dan mulai memiliki penghasilan tetap. Menurut ulasan yang dirilis PT Bank Neo Commerce Tbk, kebiasaan finansial tidak harus dimulai dengan penghasilan besar, karena kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru sering memberi dampak lebih baik dalam jangka panjang.

Ada beberapa langkah dasar yang bisa mulai diterapkan anak muda sejak dini, mulai dari menetapkan tujuan keuangan, menabung secara rutin, hingga mulai mengenal instrumen investasi sesuai profil risiko masing-masing.

Tetapkan Tujuan dan Biasakan Menabung

Harga emas berpotensi naik meski sentimen safe haven turun

Langkah pertama yang disarankan adalah menentukan tujuan keuangan yang ingin dicapai, misalnya membangun dana darurat, menyiapkan biaya pendidikan, membeli kendaraan, merencanakan liburan, atau mempersiapkan uang muka rumah. Dengan tujuan yang jelas, seseorang akan lebih mudah menentukan strategi menabung maupun berinvestasi ke depannya.

Selain itu, kebiasaan menabung secara konsisten juga penting dibangun sejak dini. Menabung tidak harus dimulai dengan nominal besar, cukup dengan menyisihkan sebagian penghasilan secara rutin setiap kali menerima gaji atau pemasukan lain, sehingga disiplin finansial terbentuk secara alami.

Kenali Investasi dan Catat Pengeluaran

Rahasia harga emas terbongkar: pola 23 tahun yang jarang diketahui

Setelah kebiasaan menabung terbentuk, langkah selanjutnya adalah mulai mengenal dunia investasi sesuai profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing. Salah satu instrumen yang cukup populer di masyarakat adalah investasi emas, yang dinilai relatif mudah dipahami bagi pemula karena bisa dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan.

Kebiasaan lain yang tidak kalah penting adalah mencatat pengeluaran bulanan. Dengan mencatat pengeluaran, seseorang bisa mengetahui pola belanja, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, dan menentukan anggaran bulanan yang lebih realistis. Saat ini pencatatan keuangan juga sudah bisa dilakukan lewat berbagai aplikasi digital sehingga lebih praktis dilakukan sehari-hari.

Hindari Belanja Impulsif

Kebiasaan terakhir yang disarankan adalah menghindari pengeluaran impulsif, terutama saat tergoda diskon atau promo yang tidak sesuai kebutuhan. Sebelum membeli sesuatu, ada baiknya bertanya pada diri sendiri apakah barang tersebut memang dibutuhkan dan apakah pembelian itu sudah masuk dalam anggaran yang direncanakan.

Soal investasi emas sebagai salah satu pilihan diversifikasi aset, perlu dipahami bahwa harga emas dapat mengalami kenaikan maupun penurunan, sehingga nilai investasi tidak bisa dijamin sepenuhnya. Karena itu, keputusan berinvestasi sebaiknya tetap disesuaikan dengan tujuan keuangan dan kemampuan menanggung risiko masing-masing individu.

Membangun kebiasaan finansial di usia 20-an pada dasarnya adalah bentuk investasi untuk masa depan. Mulai dari menetapkan tujuan keuangan, rutin menabung, mencatat pengeluaran, hingga mengenal instrumen investasi secara bertahap, semua bisa dilakukan sesuai kemampuan tanpa harus terburu-buru, asal dilakukan secara konsisten sejak sekarang.

×