BLITAR – Di kawasan Jalan Suryat, Kota Blitar, muncul fenomena menarik di kalangan pemuda dan mahasiswa. Mereka memilih menghabiskan waktu luang dengan menyewa PlayStation 3 (PS3) seharga Rp50.000 untuk 6 jam, daripada nongkrong tanpa arah atau terlibat kenakalan remaja.
Kegiatan ini semakin populer di kalangan anak muda setempat. Dengan harga terjangkau, satu unit PS3 bisa digunakan bergantian oleh beberapa orang, sehingga menjadi pilihan ekonomis sekaligus menyenangkan.
Salah seorang pengunjung tetap, M. Risko Saputra, mengatakan bahwa bermain PS3 bersama teman-teman jauh lebih positif dibandingkan aktivitas negatif.
“Ini kegiatan yang positif bagi anak muda dan mahasiswa, daripada melakukan kenakalan remaja,” ujar Risko.
Menurutnya, selain hiburan, bermain game bersama melatih kerja sama tim, strategi, kesabaran, dan mengelola emosi. Mereka juga bisa saling bertukar cerita dan mempererat persahabatan di ruang yang aman.
Tempat penyewaan PS3 di Jalan Suryat Gang 1 kini menjadi salah satu ruang sosial informal yang cukup efektif menampung energi anak muda. Dengan biaya Rp50.000 untuk 6 jam, mereka bisa bermain secara bergantian tanpa harus membeli konsol sendiri.
Banyak orang tua di sekitar lokasi justru mendukung keberadaan tempat ini karena dapat menjauhkan anak-anaknya dari pengaruh buruk jalanan pada malam hari.
Meski demikian, kenakalan remaja tetap menjadi masalah yang harus mendapat perhatian serius di Kota Blitar. Tawuran, balap liar, hingga pergaulan bebas masih kerap terjadi di berbagai titik.
Fenomena di Jalan Suryat ini menunjukkan bahwa generasi muda sebenarnya mencari ruang positif untuk menyalurkan hobinya. Hanya saja, ruang-ruang seperti ini masih sangat terbatas.
Pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas diharapkan dapat terus menciptakan lebih banyak alternatif kegiatan positif bagi remaja agar energi mereka tersalurkan dengan baik.

