Artikel
Beranda » Anggaran Rastrada Kota Blitar turun jadi Rp 6 miliar di 2026 bantuan per KPM Rp65 ribu per bulan

Anggaran Rastrada Kota Blitar turun jadi Rp 6 miliar di 2026 bantuan per KPM Rp65 ribu per bulan

Penyaluran bantuan beras program Rastrada kepada warga prasejahtera Kota Blitar. Program ini menyasar 7.161 KPM dengan nilai bantuan Rp65 ribu per bulan pada 2026. (Foto: Radio Mayangkara 101 FM)

BLITAR-Kabar kurang menggembirakan datang dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar menjelang pertengahan tahun 2026. Program Bantuan Pangan Beras Sejahtera atau yang dikenal dengan nama Rastrada mengalami penurunan anggaran yang cukup signifikan. Jika tahun sebelumnya program ini didukung anggaran sebesar Rp11 miliar, maka di tahun 2026 angka tersebut turun drastis menjadi hanya Rp6 miliar.

Penurunan ini tentu berdampak langsung pada besaran bantuan yang akan diterima oleh masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Eka Atikah, menjelaskan bahwa pada tahun lalu setiap KPM mendapatkan bantuan senilai sekitar Rp130 ribu per bulan. Namun di tahun 2026, besaran tersebut terpangkas menjadi hanya Rp65 ribu per orang per bulan-turun hingga 50 persen dari tahun sebelumnya.

“Anggaran Rastrada tahun ini mengalami penurunan signifikan. Penyaluran tahap pertama dan kedua ditargetkan akhir Mei 2026,” ujar Eka Atikah.

Jumlah Penerima Masih Sekitar 7.161 Keluarga

Meski nilai bantuan berkurang, jumlah penerima manfaat tidak mengalami perubahan drastis. Saat ini tercatat sekitar 7.161 keluarga yang terdaftar sebagai KPM Rastrada di Kota Blitar. Namun data tersebut belum bersifat final. Dinsos Kota Blitar tengah melakukan verifikasi dan validasi ulang terhadap seluruh data penerima untuk memastikan bantuan benar-benar tersalurkan kepada mereka yang berhak dan membutuhkan.

Proses verifikasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga prinsip tepat sasaran yang menjadi roh dari setiap program bantuan sosial pemerintah. Tidak sedikit program serupa di berbagai daerah yang menghadapi masalah data tidak akurat, sehingga bantuan kerap salah alamat. Dinsos Kota Blitar berupaya menghindari hal tersebut dengan memperketat proses pendataan sejak awal.

Koperasi dan Toko Penyalur Juga Diverifikasi

Tak hanya data penerima, Dinsos Kota Blitar juga tengah melakukan verifikasi terhadap koperasi dan toko yang diusulkan oleh kelurahan sebagai tempat pembelian beras dalam program Rastrada. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh penyalur yang terlibat memenuhi persyaratan yang ditetapkan, sehingga proses distribusi beras dapat berjalan lancar, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemilihan tempat penyalur yang terverifikasi juga bertujuan agar masyarakat penerima manfaat mendapatkan kemudahan akses dalam menukarkan atau membeli beras sesuai nilai bantuan yang mereka terima.

Penyaluran Tahap Pertama Ditargetkan Pekan Keempat Mei 2026

Meskipun anggaran mengalami pemotongan cukup besar, Dinas Sosial Kota Blitar menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga penyaluran yang tepat waktu dan tepat sasaran. Penyaluran tahap pertama program Rastrada ditargetkan dapat terealisasi pada pekan keempat Mei 2026, sementara tahap kedua direncanakan menyusul setelahnya.

Optimisme ini didasarkan pada proses persiapan yang tengah berjalan, termasuk finalisasi data KPM dan verifikasi penyalur. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, masyarakat yang berhak diharapkan dapat segera menerima manfaat dari program ini tanpa harus menunggu terlalu lama.

Rastrada: Jaring Pengaman Pangan di Tengah Tekanan Ekonomi

Program Rastrada sendiri merupakan salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam mengatasi kerawanan pangan dan membantu keluarga prasejahtera yang rentan terhadap tekanan ekonomi. Di tengah situasi perekonomian yang masih penuh tantangan, program seperti ini memiliki peran strategis dalam menjaga daya beli masyarakat lapisan bawah.

Meski nominal bantuan tahun ini lebih kecil dibanding sebelumnya, keberadaan program ini tetap dinilai penting sebagai penyangga kebutuhan dasar bagi ribuan keluarga kurang mampu di Kota Blitar. Harapannya, ke depan anggaran dapat kembali meningkat seiring dengan membaiknya kondisi fiskal daerah, sehingga manfaat yang dirasakan masyarakat pun bisa lebih optimal.

×