Blitar – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan penurunan tipis pada perdagangan awal pekan, Senin (7/9/2026). Berdasarkan data resmi Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram terkoreksi Rp3.000 menjadi Rp2.637.000, dari posisi sebelumnya Rp2.640.000 per gram.
Penurunan tipis ini melanjutkan tren pelemahan yang sudah terjadi sejak akhir pekan lalu. Pada Sabtu (5/9/2026), harga emas Antam sempat merosot tajam hingga Rp30.000 ke posisi Rp2.640.000 per gram, setelah sebelumnya sempat melonjak signifikan sebesar Rp31.000 pada Jumat (4/9/2026) ke angka Rp2.670.000 per gram.
Harga buyback ikut terkoreksi
Selain harga jual, nilai buyback atau harga penjualan kembali emas ke Antam turut mengalami penyesuaian. Harga buyback hari ini berada di level Rp2.490.000 per gram, turun Rp3.000 dari posisi sebelumnya Rp2.493.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback saat ini mencapai sekitar Rp147.000 per gram.
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai nominal di atas Rp10 juta dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang langsung dipotong dari total nilai transaksi.
Posisi harga masih di bawah rekor tertinggi
Secara historis, posisi harga emas Antam saat ini berada sekitar 16,7 persen di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang sempat menembus Rp3.168.000 per gram pada 29 Januari 2026. Meski demikian, jika dibandingkan dengan posisi awal tahun pada 1 Januari 2026 yang berada di kisaran Rp2.488.000 per gram, harga emas Antam masih mencatatkan kenaikan kumulatif sekitar 5,9 persen.
Emas batangan Antam tersedia dalam berbagai pilihan berat, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing calon pembeli.
Imbauan bagi investor emas
Perubahan harga emas Antam dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global maupun nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Masyarakat yang berencana membeli maupun menjual kembali emas disarankan untuk selalu mengecek harga terbaru melalui laman resmi Logam Mulia sebelum melakukan transaksi.
Bagi investor jangka panjang, fluktuasi harga emas dalam beberapa hari terakhir ini dinilai wajar di tengah dinamika pasar komoditas global. Emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat Indonesia sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

