Artikel

Asal usul nama Blitar, dari pengusiran pasukan Tartar hingga jadi Bali Tartar

Asal usul nama Blitar, dari pengusiran pasukan Tartar hingga jadi Bali Tartar
Ilustrasi AI/Bicara Blitar

Blitar – Di balik nama Blitar yang kini dikenal luas sebagai Bumi Bung Karno, tersimpan kisah sejarah yang jarang diketahui banyak orang. Nama Blitar dipercaya berasal dari gabungan kata Bali dan Tartar, merujuk pada peristiwa pengusiran pasukan Tartar dari tanah Jawa.

Menurut catatan sejarah lisan dan babad, kisah ini bermula saat Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit, berhasil mengusir pasukan Tartar atau Mongol yang sempat mendarat di tanah Jawa untuk menghukum Raja Singhasari, Kertanagara.

Peran Nilasuwarna dan gelar Adipati Aryo Blitar I

Tokoh kunci dalam kisah ini adalah Nilasuwarna atau Gusti Sudomo, anak dari Adipati Wilatika Tuban yang dipercaya Majapahit untuk menumpas pasukan Tartar yang bersembunyi di hutan selatan. Setelah berhasil, ia dianugerahi gelar Adipati Aryo Blitar I dan diberi hak mengelola wilayah tersebut.

Fakta sinkhole misterius di Sungai Kaliasat Blitar yang sedot air hingga kering

Wilayah yang berhasil dibebaskan itu kemudian dinamai Balitar, yang berarti kembalinya bangsa Tartar, sebelum akhirnya menjadi Blitar seperti yang dikenal sekarang. Ada pula versi lain yang merujuk pada Prasasti Palah di kompleks Candi Penataran, yang menyebut asal kata dari ‘bale altar’.

Fakta unik

Fakta menarik, naskah kuno Desawarnana atau Kitab Nagarakretagama karya Mpu Prapanca sudah mencatat nama ‘Balitar’ sejak masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk, menjadikannya salah satu sumber sejarah tertua yang menyebut wilayah ini.

Wonodadi jadi kecamatan dengan ustadz terbanyak Blitar
Lihat Semua Artikel Bicara Blitar
×