Artikel Pop Culture

Superiots, band punk rock Bogor yang bertahan sejak 2009

Superiots, band punk rock Bogor yang bertahan sejak 2009
Ilustrasi AI/Bicara Blitar

Blitar – Superiots merupakan band punk rock asal Kota Bogor, Jawa Barat, yang resmi terbentuk pada 20 Februari 2009 sebagai pengganti nama sebelumnya, Weekend Diary, yang telah berjalan sejak 2007.

Band ini bermarkas di Jalan Raya Ciomas Gang Ayasin, Bogor, dan dikenal luas di kalangan penggemar musik bawah tanah karena gaya musiknya yang enerjik serta lirik yang sering mengangkat tema lingkungan, sosial-politik, dan semangat perlawanan.

Genre dan formasi yang terus berkembang

Superiots mengusung genre punk rock dengan sentuhan skate punk, pop punk, rock n roll, hingga ethnic-rock, mencerminkan realitas masyarakat Indonesia lewat setiap karya mereka. Formasi saat ini diperkuat Bonet Less pada vokal dan gitar, Bime pada gitar, Epang pada bass, serta Kidoy pada drum.

Adhitia Sofyan rayakan hampir dua dekade bermusik lewat showcase After All This Time 2.0

Sepanjang perjalanannya, Superiots sempat mengalami pergantian personel beberapa kali, dengan nama-nama seperti Alwy, Azira, Aeval, Wawan, dan Ucup pernah menjadi bagian dari band ini di berbagai fase.

Fakta unik

Fakta menarik, Superiots telah merilis enam album sepanjang kariernya, dimulai dari ‘Untuk Negri’ pada 2010 hingga ‘Senjata Baru’ pada 2017, ditambah rilisan lain seperti ‘Hanya Tuhan Yang Mengalahkannya’ dan ‘Neraka Yang Kau Puja’.

Aruma, musisi indie yang rilis singel Jalan Buntu
Lihat Semua Artikel Bicara Blitar
×