BLITAR — Kenaikan harga pangan di Kabupaten Blitar mulai terlihat dari meningkatnya pengeluaran konsumsi masyarakat sepanjang 2025 menuju 2026. Biaya kebutuhan makanan tercatat lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya dan masih menjadi pengeluaran utama rumah tangga warga.
Data dalam publikasi Kabupaten Blitar Dalam Angka 2026 menunjukkan rata-rata pengeluaran makanan masyarakat Kabupaten Blitar pada 2025 mencapai Rp543 ribu per kapita per bulan. Angka itu naik dibanding 2024 yang berada di kisaran Rp514 ribu per kapita per bulan.
Tak hanya sektor makanan, pengeluaran bukan makanan juga meningkat cukup tajam. Pada 2024, rata-rata pengeluaran nonmakanan berada di angka Rp543 ribu, kemudian naik menjadi sekitar Rp683 ribu per kapita per bulan pada 2025.
Kelompok makanan dan minuman jadi menjadi penyumbang pengeluaran terbesar masyarakat Kabupaten Blitar dengan nilai mencapai sekitar Rp247 ribu per kapita per bulan. Setelah itu disusul kelompok padi-padian sebesar Rp71 ribu dan sayur-sayuran sekitar Rp63 ribu.
Kenaikan pengeluaran tersebut dinilai menjadi gambaran meningkatnya biaya hidup masyarakat, terutama pada kebutuhan pangan sehari-hari yang masih mendominasi konsumsi rumah tangga.
Di sisi lain, sektor pertanian tetap menjadi penopang utama ekonomi Kabupaten Blitar dengan kontribusi mencapai 30,30 persen terhadap PDRB daerah pada 2025.
Peningkatan konsumsi pangan ini diperkirakan masih akan berlanjut sepanjang 2026 seiring meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat dan kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional maupun modern.
Publikasi lengkap Kabupaten Blitar Dalam Angka 2026 dapat diunduh secara gratis melalui Portal Data Kabupaten Blitar.

