Blitar – Sertifikasi halal jadi salah satu dokumen penting yang perlu dimiliki pelaku UMKM kuliner di Blitar. Selain meningkatkan kepercayaan konsumen, sertifikasi ini juga membuka peluang pasar yang lebih luas.
Program SALEHA atau Sadar Legalitas Berusaha yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama DPMPTSP Kota Blitar jadi salah satu layanan yang memudahkan pelaku UMKM mengurus sertifikasi halal dalam satu tempat.
Acara yang digelar di Ruang Sasana Praja Kantor Wali Kota Blitar ini menghadirkan ekosistem pelayanan terpadu, memudahkan pelaku usaha mengurus NIB sekaligus mendapatkan informasi sertifikasi halal dan SPPIRT.
Sebelumnya, pelaku UMKM biasanya harus mendatangi beberapa instansi berbeda untuk mengurus dokumen legalitas ini, namun dengan layanan terpadu, prosesnya menjadi lebih cepat dan efisien bagi pelaku usaha kecil.
Langkah pertama mendaftar sertifikasi halal adalah menyiapkan dokumen identitas usaha seperti NIB, daftar bahan baku yang digunakan, serta proses produksi yang diterapkan dalam pembuatan produk.
Pelaku usaha juga perlu memastikan seluruh bahan baku yang digunakan sudah bersertifikat halal atau berasal dari sumber yang jelas kehalalannya, termasuk bahan tambahan seperti pewarna dan pengawet jika ada.
Proses pendaftaran bisa dilakukan secara online lewat aplikasi SIHALAL yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, memudahkan pelaku usaha mengurus dokumen tanpa harus datang langsung ke kantor.
Bagi UMKM dengan skala kecil, pemerintah biasanya menyediakan program sertifikasi halal gratis atau self declare bagi pelaku usaha yang memenuhi kriteria tertentu, meringankan beban biaya bagi usaha pemula.
Setelah dokumen lengkap, proses verifikasi biasanya melibatkan pemeriksaan lokasi produksi untuk memastikan kesesuaian dengan standar kehalalan yang ditetapkan oleh lembaga terkait.
Waktu proses sertifikasi halal bervariasi tergantung kelengkapan dokumen dan skala usaha, namun dengan bantuan program seperti SALEHA, prosesnya bisa jauh lebih cepat dibanding mengurus sendiri secara mandiri.
Memiliki sertifikasi halal juga membuka peluang pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka lebih luas, termasuk masuk ke rak-rak toko modern maupun platform marketplace yang mensyaratkan label halal resmi.
Bagi pelaku UMKM Blitar yang belum mengurus sertifikasi halal, memanfaatkan program pemerintah seperti SALEHA bisa jadi langkah tepat untuk mempercepat proses sekaligus meningkatkan kredibilitas produk di mata konsumen.
Sebelum berangkat, ada baiknya cek dulu ulasan pengunjung lain di Google Maps agar bisa menyesuaikan ekspektasi dengan kondisi terkini di lapangan.
Datang lebih pagi disarankan agar bisa menikmati suasana lebih tenang sebelum lokasi mulai dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan atau musim libur sekolah.
Jangan lupa membawa air minum dan bekal secukupnya, terutama jika lokasi yang dituju cukup jauh dari pusat kota dan minim warung di sekitarnya.
Bagi yang datang dari luar kota, disarankan menggunakan aplikasi peta digital untuk memudahkan perjalanan, mengingat sebagian lokasi berada di kawasan pedesaan dengan penunjuk jalan terbatas.
Musim kemarau umumnya jadi waktu terbaik untuk berkunjung, karena akses jalan lebih kering dan pemandangan lebih jernih tanpa gangguan kabut maupun hujan deras.
Selalu jaga kebersihan selama berwisata dengan tidak membuang sampah sembarangan, sebagai bentuk tanggung jawab bersama menjaga kelestarian destinasi wisata lokal Blitar.
Berbagi pengalaman lewat media sosial juga bisa membantu mempromosikan potensi wisata lokal, sekaligus memberi informasi terkini bagi calon pengunjung lain yang berencana datang.
Menyempatkan diri berbincang dengan warga atau pengelola setempat juga bisa jadi cara menarik menggali cerita dan informasi yang tidak tertulis di internet.
Sebelum berangkat, ada baiknya cek dulu ulasan pengunjung lain di Google Maps agar bisa menyesuaikan ekspektasi dengan kondisi terkini di lapangan.
Datang lebih pagi disarankan agar bisa menikmati suasana lebih tenang sebelum lokasi mulai dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan atau musim libur sekolah.
Jangan lupa membawa air minum dan bekal secukupnya, terutama jika lokasi yang dituju cukup jauh dari pusat kota dan minim warung di sekitarnya.
Bagi yang datang dari luar kota, disarankan menggunakan aplikasi peta digital untuk memudahkan perjalanan, mengingat sebagian lokasi berada di kawasan pedesaan dengan penunjuk jalan terbatas.
Musim kemarau umumnya jadi waktu terbaik untuk berkunjung, karena akses jalan lebih kering dan pemandangan lebih jernih tanpa gangguan kabut maupun hujan deras.

