Berita

Muktamar ke-35 NU diikuti sekitar 6.000 peserta dari seluruh Indonesia

Muktamar ke-35 NU diikuti sekitar 6.000 peserta dari seluruh Indonesia

Blitar – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026, diperkirakan diikuti sekitar 6.000 peserta resmi. Jumlah tersebut belum termasuk ribuan Nahdliyin yang turut hadir memadati kawasan sekitar lokasi acara.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, termasuk perwakilan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dari luar negeri, menegaskan skala Muktamar ini sebagai salah satu forum permusyawaratan keagamaan terbesar di dunia.

Kesiapan infrastruktur capai lebih dari 85 persen

Persiapan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dilaporkan telah memasuki tahap akhir dengan kesiapan infrastruktur mencapai lebih dari 85 persen menjelang hari pelaksanaan. Panitia telah menyiapkan akomodasi bagi lebih dari 3.000 peserta yang tersebar di 27 titik strategis di sekitar kompleks pesantren.

Muktamar ke-35, momentum NU memasuki abad kedua perjalanan organisasi

Salah satu venue utama yang disiapkan adalah Gedung Serba Guna (GSG) KH Hasbullah Said di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum, yang akan menjadi salah satu lokasi sidang selama rangkaian Muktamar berlangsung.

Tantangan logistik dan akomodasi skala besar

Menampung ribuan peserta dalam waktu bersamaan menjadi tantangan tersendiri bagi panitia, mulai dari penyediaan tempat menginap, konsumsi, hingga fasilitas sanitasi yang memadai selama lima hari pelaksanaan Muktamar berlangsung.

Sejumlah pesantren dan fasilitas umum di sekitar Tambakberas turut dikerahkan untuk mendukung kebutuhan akomodasi peserta, mengingat kapasitas asrama pesantren tuan rumah tidak akan mencukupi jika hanya mengandalkan fasilitas internal semata.

Bursa Ketum PBNU mengerucut jadi empat kandidat jelang Muktamar ke-35

Dukungan keamanan dari aparat gabungan

Skala besar Muktamar ke-35 NU juga mendorong pengerahan aparat keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI untuk mengamankan jalannya seluruh rangkaian acara, mengingat kehadiran Presiden RI dan sejumlah pejabat negara lain dalam acara pembukaan di Lapangan Untung Suropati.

Perwakilan PCINU dari berbagai negara

Kehadiran perwakilan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dari luar negeri menegaskan jangkauan organisasi NU yang kini telah merambah ke berbagai negara, mengikuti persebaran diaspora warga Indonesia yang menjalankan tradisi keagamaan NU di perantauan.

Keterlibatan PCINU dalam Muktamar turut memperkaya perspektif organisasi dalam merumuskan kebijakan, mengingat tantangan yang dihadapi warga NU di luar negeri kerap berbeda dengan kondisi di dalam negeri, khususnya terkait isu keberagamaan di tengah masyarakat multikultural.

Delapan nama ramaikan bursa calon Ketua Umum PBNU jelang Muktamar ke-35

Transportasi dan mobilisasi peserta

Mobilisasi ribuan peserta dari berbagai daerah menuju Jombang melibatkan berbagai moda transportasi, mulai dari bus rombongan PCNU, kereta api, hingga kendaraan pribadi, yang seluruhnya memerlukan koordinasi matang agar tidak menimbulkan kepadatan berlebih di titik-titik strategis menuju lokasi acara.

Panitia bekerja sama dengan berbagai maskapai dan operator transportasi untuk menyediakan opsi perjalanan yang lebih terjangkau bagi peserta dari luar Pulau Jawa, mengingat jarak tempuh yang cukup jauh dari sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur maupun barat.

Skala besar Muktamar ke-35 NU ini turut menjadi perhatian pemerintah pusat, mengingat forum ini merupakan salah satu pertemuan keagamaan terbesar yang digelar di Indonesia sepanjang tahun 2026, melibatkan ribuan peserta dari dalam dan luar negeri.

Jadwal lengkap Muktamar ke-35 NU, dibuka Presiden Prabowo di Lapangan Untung Suropati

Skala penyelenggaraan yang besar ini sekali lagi menegaskan posisi NU sebagai organisasi massa Islam terbesar di Indonesia, sekaligus salah satu organisasi keagamaan dengan basis massa terbesar di dunia.

Perbandingan dengan Muktamar sebelumnya

Jumlah peserta yang diperkirakan mencapai 6.000 orang pada Muktamar ke-35 ini menunjukkan tren peningkatan dibanding penyelenggaraan Muktamar-Muktamar sebelumnya, mencerminkan terus bertambahnya struktur kepengurusan NU di berbagai tingkatan wilayah.

Peningkatan jumlah peserta ini turut menjadi indikator berkembangnya jaringan organisasi NU, baik di dalam negeri melalui penambahan PCNU baru, maupun di luar negeri melalui semakin banyaknya PCINU yang terbentuk di berbagai negara.

Muktamar ke-35 NU usung tema Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa

Skala besar penyelenggaraan ini sekaligus menjadi cerminan nyata soliditas dan kekuatan jaringan organisasi Nahdlatul Ulama yang terus berkembang dari waktu ke waktu di seluruh pelosok Indonesia.

Besarnya skala penyelenggaraan ini turut menuntut kesiapan matang dari seluruh pemangku kepentingan, memastikan setiap peserta dapat mengikuti rangkaian Muktamar dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan hingga acara usai.

Foto: Persiapan Gedung Serba Guna KH Hasbullah Said di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas menjelang Muktamar ke-35 NU.

PBNU resmi tetapkan Tambakberas Jombang jadi tuan rumah Muktamar ke-35

Lihat Semua Artikel Bicara Blitar
×