Artikel Pop Culture

Seringai, band metal Jakarta pengusung generasi menolak tua

Seringai, band metal Jakarta pengusung generasi menolak tua
Ilustrasi AI/Bicara Blitar

Blitar – Seringai merupakan band heavy metal asal Jakarta yang dibentuk pada 2002 oleh vokalis Arian13 bersama gitaris Ricky Siahaan, bassis Sammy Bramantyo, dan drummer Edy Khemod. Band ini lahir setelah band sebelumnya, Puppen, yang digawangi Arian13 bubar.

Musik Seringai memadukan unsur stoner metal, stoner rock, crossover thrash, alternative metal, hingga hardcore punk, menciptakan suara yang keras namun tetap groovy dan mudah dinikmati penonton di panggung live.

EP pertama hingga jadi ikon budaya pop

EP pertama Seringai, ‘High Octane Rock’, dirilis pada 2004 dan menjadi deskripsi diri gaya musik mereka yang terinspirasi dari band-band seperti Black Sabbath, Motorhead, MC5, dan Slayer. Salah satu lagu dalam EP itu, ‘Membakar Jakarta’, sudah populer di kalangan penggemar bahkan sebelum resmi dirilis.

Adhitia Sofyan rayakan hampir dua dekade bermusik lewat showcase After All This Time 2.0

Slogan ‘Generasi Menolak Tua’ yang identik dengan Seringai diabadikan dalam sebuah box set DVD dokumenter tentang sejarah band ini yang dirilis pada 2010, menampilkan berbagai cameo dari musisi dan jurnalis musik.

Fakta unik

Fakta menarik, Seringai telah menjadi salah satu band metal paling dihormati di Indonesia berkat konsistensi mereka berkarya sejak awal 2000-an hingga kini, sekaligus membuktikan bahwa musik metal juga bisa diterima secara luas oleh publik Tanah Air.

Aruma, musisi indie yang rilis singel Jalan Buntu
Lihat Semua Artikel Bicara Blitar
×